| dc.description.abstract | Meranti (Shorea spp) merupakan salah satu jenis yang dianjurkan dalam pembangunan HTI dan reputasinya sebagai bahan pembuat kayu lapis sudah tidak diragukan lagi (Soenardi, 1984). Tetapi dalam pembudidayaannya masih menemui kendalan terutama karena musim berbunga yang tidak teratur dan daya kecambah yang cepat sekali menurun. Alternatifnya melalui pembiakan vegetatif yang dapat dilakukan dengan tissu culture tetapi dalam hal ini adalah dengan stek pucuk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai kosentrasi IBA pada media tumbuh campuran pasir dan arang sekam padi terhadap pertumbuhan dan persen hidup stek pucuk Shorea palembanica dan Shorea selanica.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan faktorial 4 x 4 dengan perlakuan terdiri dari faktor kosentrasi IBA (A) : A0 0 ppm (kontrol), Al 200 ppm, = A2 = 400 ppm dan A3 = 600 ppm serta faktor komposisi media (B): BO 20%, B2 pasir 20% pasir, B1 = pasir 60% arang sekam 20% + tanah pasir 40% + arang sekam 40% + tanah 20% dan B3 = arang sekam 60% + tanah 20%. Parameter yang diamati meliputi tinggi dan diameter, persen hidup, jumlah daun baru, jumlah akar, panjang akar, berat basah dan berat kering akar serta top root ratio.
Rendahnya persen hidup stek S. palembanica menyebabkan tidak dapat dilakukan analisis statistik sedangkan untuk S. selanica hasil analisis tidak menunjukan pengaruh yang nyata. ... | id |