Kemampuan Scleroderma columnare sebagai pelindung hayati terhadap penyakit lodoh pada semai Pinus merkusii dan Eucalyptus alba
Abstract
Salah satu masalah dalam persemaian adalah serangan patogen lodoh terhadap semai. Serangan patogen lodoh di persemaian merupakan salah satu di antara penyebab tidak terpenuhinya jumlah bibit yang dibutuhkan. Untuk itu perlu diupayakan langkah pencegahan ataupun penanggulangannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan mikoriza.
Penelitian bertujuan untuk mempelajari kemampuan cendawan Scleroderma columnare sebagai pelindung hayati terhadap penyebab penyakit lodoh, yaitu Fusarium sp. dan Rhizoctonia sp. serta pengaruhnya terhadap berat kering total dan perbandingan pucuk akar pada semai Pinus merkusii dan Eucaltptus alba.
Penelitian dilakukan di laboratorium silvikultur, laboratorium penyakit hutan dan rumah kaca Fakultas Kehutanan Institut pertanian Bogor.
Rancangan penelitian menggunakan Rangcangan Acak Lengkap (RAL) dengan 11 perlakuan (kontrol tanpa infestasi cendawan maupun penambahan media antagonis dan media patogen, kontrol ditambah media antagonis, kontrol ditambah media patogen, kontrol ditambah media antagonis dan media patogen, diinfestasi S. columnare, diinfestasi Fusarium sp., diinfestasi Rhizoctonia sp., diinfestasi Fusarium sp. dan Rhizoctonia sp., diinfestasi S. columnare dan Fusarium sp., diinfestasi S. columnare dan Rhizoctonia sp., diinfestasi S. columnare, Fusarium sp. dan Rhizoctonia sp). Masing-masing perlakuan terdiri atas 3 (tiga) kali ulangan.
Collections
- UT - Forest Management [3097]