View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Isolasi Frankia sp. Becking dari Alnus nepalensis D. Don dengan teknik pemotongan jaringan bintil akar pada dua komposisi media biakan

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (20.89Mb)
      Date
      1995
      Author
      Raharjo, Puji
      Nuhamara, Simon Taka
      Fukuara Ts, M. Yahya
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Serangga merupakan kelompok terbesar dari dunia binatang, dan praktis terdapat di mana-mana. Serangga mempunyai peranan yang penting dalam ekosistem, terutama dalam proses suksesi ekologi. Dalam proses ini seringkali serangga berperan merugikan bagi kehidupan manusia. Untuk itu perlu penelitian mengenai jenis maupun peranan serangga pada suatu ekosistem tertentu sehingga dapat menentukan langkah-langkah pengelolaannya. Penelitian dilakukan di Kampus IPB Darmaga dari bulan Maret sampai dengan April 1994. Pengambilan contoh di lapangan dilakukan pada petak-petak terpilih, ialah Arboretum IPB Darmaga, Tegakan Karet, dan Tegakan Pinus masing-masing dengan luas 7.5 Ha, 3 Ha, dan 2.21 Ha. Agar tujuan penelitian tercapai maka pengambilan data dilakukan. dalam seluruh waktu ialah pagi, siang, sore, dan malam hari. Alat yang digunakan dalam penangkapan serangga ini ialah jaring serangga, untuk pagi sampai dengan sore dan pada malam hari dilakukan dengan menggunakan Light Trap dengan tiga warna yang berbeda, antara lain warna merah, biru, dan putih. Penggunaan warna yang berbeda ini tujuannya adalah untuk melihat respon serangga terhadap warna cahaya yang digunakan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa periode waktu pada tiap tipe ekosistem akan menyebabkan keragaman jenis serangga yang berbeda, dan keragaman terbesar adalah pada waktu pagi hari. Di Arboretum IPB keragaman jenis serangga pada pagi hari sebesar 2.748, sedangkan untuk Tegakan Karet dan Pinus adalah sebesar 2.382 dan 2.150. Hal ini disebabkan karena serangga baru mulai melakukan aktivitasnya, baik aktivitas mencari makanan, penerbangan, dan pencarian pasangan, pada pagi hari. Begitu pula tipe ekosistem, terbukti menyebabkan keragaman jenis serangga yang berbeda. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148090
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository