View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh bentuk dan penundaan waktu tanam bibit akar telanjang jenis Eucalyptus urophylla ST.Blake terhadap persen jadi dan pertumbuhannya di lapangan

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (14.52Mb)
      Date
      1996
      Author
      Tamba, Supanto Ans
      Widowati, Arti
      Wibowo, Cahyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Eucalyptus urophylla ST. Blake merupakan salah satu jenis yang menjadi pilihan untuk dikembangkan pada pembangunan Hutan Tanaman Industri. Jenis ini biasa ditanam di lapangan dari bibit yang diperoleh dari persemaian dalam polibag. Selama ini pengadaan bibit dipersemaian biasa dilakukan dengan menggunakan lapisan tanah atas sebagai media tumbuh semai dalam polibag. Penggunaan lapisan tanah atas lama-kelamaan akan menurunkan kesuburan tanah dan dapat menyebabkan terjadinya erosi pada tempat pengambilan lapisan tanah atas tersebut. Dalam rangka meningkatkan efisiensi penyediaan bibit untuk pembangunan HTI maupun untuk reboisasi, persemaian bibit akar telanjang diharapkan dapat mengganti bibit dalam wadah kantong plastik (polibag). Persemaian bibit akar telanjang adalah suatu cara memproduksi bibit dimana bibit tidak ditanam di dalam kontainer (polibag, politube, potray), tetapi langsung pada guludan (bedeng persemaian). Bibit cabutan dari persemaian akar telanjang mendapat perlakuan khusus seperti pemangkasan akar secara berkala dan pemupukan untuk merangsang per- tumbuhan akar lateral, sedangkan bibit cabutan biasa, tidak mengalami perlakuan khusus. Beberapa keuntungan menggunakan bibit akar telanjang dibandingkan dengan menggunakan bibit dalam polibag antara lain, mudah dalam penularan mikoriza, menghemat pemakaian lapisan tanah atas yang biasanya didatangkan dari hutan, pengelolaan bibit dipersemaian dapat dilakukan secara mekanis, biaya pengadaan bibit relatif lebih murah daripada menggunakan kontainer, bibit mudah diangkut dan ongkos angkut ke lapangan lebih murah serta perakaran bibit tidak tergulung sehingga tidak menurunkan pertumbuhan selanjutnya di lapangan (Young, 1981) ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148089
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository