Show simple item record

dc.contributor.advisorPartowijato, Achmadi
dc.contributor.authorPriatmadji, Didiet
dc.date.accessioned2024-04-30T07:32:35Z
dc.date.available2024-04-30T07:32:35Z
dc.date.issued1986
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/148001
dc.description.abstractPada umumnya penggunaan air untuk budidaya tanaman padi tidak tepat, sehingga menimbulkan masalah kekurangan air. Salah satu cara untuk menanggulanginya ialah dengan metoda pemberian air secara terputus-putus. Akibat dari metoda ini ialah kemungkinan timbulnya gulma pada saat pemberian air di- hentikan. Penelitian yang dilaksanakan di D.I. Amotowo, Ka- bupaten Kendari bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberi- an air secara terputus-putus dan cara pemberantasan gulma terhadap kebutuhan air dan hasil padi serta menentukan kom- binasi perlakuan yang paling efisien pemberian airnya untuk menghasilkan gabah kering. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kebutuhan air pa- ling besar ialah pada perlakuan normal (diairi terus-menerus yaitu sebesar 876.6 mm, kebutuhan air paling kecil ialah pada perlakuan azb₁ (intermittent 10 hari, penyiangan dengan lan- dak) yaitu sebesar 765.1 mm atau 87.3 persen terhadap perla- kuan normal. Perlakuan a2b (intermittent 7 hari, penyiangan dengan landak) memberikan hasil padi paling besar yaitu 5.38 ton ga- bah kering giling (gkg) per hektar, karena pada perlakuan ini ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh pemberian air secara terputusid
dc.subject.ddcputus dan cara pemberantasan gulma terhadap kebutuhan air dan hasil padi di D.I. Amotowo, Kabupaten Kendari Propinsi Dati I Sulawesi Tenggaraid
dc.titlePengaruh pemberian air secara terputus - putus dan cara pemberantasan gulma terhadap kebutuhan air dan hasil padi di D.I. Amotowo, Kabupaten Kendari Propinsi Dati I Sulawesi Tenggaraid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record