Show simple item record

dc.contributor.advisorSapei, Asep
dc.contributor.authorPurnomo, Nurhadi
dc.date.accessioned2024-04-30T06:56:55Z
dc.date.available2024-04-30T06:56:55Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147986
dc.description.abstractTebu sebagai tanaman yang menghasilkan produk gula me- merlukan sarana dan cara pemberian air yang baik untuk me ningkatkan produksinya, sekaligus meningkatkan nilai efi siensi irigasi. Tanaman tebu di Indonesia biasanya ditanam pada tanah kering dan atau tanah sawah. Penanaman tanaman tebu pada tanah sawah ini dikenal dengan sistim Reynoso, dimana pem- berian airnya dilakukan dengan cara ebor, kocor, sirat dan leb. Sistim Reynoso dengan cara pemberian seperti di atas adalah cara tradisional yang mempunyai banyak kelemahan an- tara lain banyak memerlukan tenaga manusia pada saat pe ngolahan tanah dan pemberian air, pekerjaan lebih lama dan nilai efisiensi yang relatif rendah. - Oleh karena itu dikembangkan sistim Reynoso dimodifi kasi yang pemberian airnya dilakukan dengan cara alur. Sistim irigasi alur termasuk metode irigasi permukaan, di mana air diberikan melalui saluran-saluran kecil diantara barisan tanaman yang menyebabkan air mengalir searah atau memotong kemiringan lahan karena gaya gravitasi dan menyebar ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMempelajari pengaruh debit pemberian air untuk panjang dan kemiringan alur tertentu terhadap pola peresapan air irigasi pada tanaman tebu dengan sistem reynosa dimodifikasiid
dc.titleMempelajari pengaruh debit pemberian air untuk panjang dan kemiringan alur tertentu terhadap pola peresapan air irigasi pada tanaman tebu dengan sistem reynosa dimodifikasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record