Show simple item record

dc.contributor.advisorHaeruman, Herman
dc.contributor.advisorHadjib, Achmad
dc.contributor.authorIsmanadi, R.
dc.date.accessioned2024-04-24T01:17:36Z
dc.date.available2024-04-24T01:17:36Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147091
dc.description.abstractHutan rakyat merupakan sumberdaya alam yang dapat di- pulihkan. Namun sama seperti hutan pada umumnya, hutan rakyat memerlukan pengelolaan hutan yang baik dan benar agar dapat terjaga kelestariannya. Sedangkan kayu rakyat adalah segala jenis kayu yang dihasilkan bukan dari hutan negara (Anonim, 1987). Pengaturan hasil merupakan suatu bagian dalam pengelo- laan hutan yang cukup menentukan. Ada tiga hal pokok yang diperlukan dalam pengaturan hasil yaitu: 1. Perhitungan jumlah hasil yang akan diperoleh. 2. Bagaimana hasil tersebut dibagi dalam hasil akhir dan penjarangan. 3. Penyusunan suatu rencana penebangan dimana dibatasi oleh kepadatan tegakan yang akan ditebang. Metode Brandis merupakan salah satu metode pengaturan hasil yang berdasarkan jumlah dan ukuran pohon (diameter) dengan tujuan kelestarian hasil tertinggi. Biasanya diameter pohon diukur dalam selang antara 1 hingga 5 cm (Assmann, 1970). Selang ukuran diameter yang...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest managementid
dc.subject.ddcWood productsid
dc.titlePengaturan hasil kayu rakyat jeungjing (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) dengan menggunakan metode brandis di Kecamatan Cileungsi, Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record