View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Dinamika masyarakat tumbuhan hutan bekas bencana alam angin ribut Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      full text (22.16Mb)
      Date
      1994
      Author
      Bujono, Purwo
      Indrawan, Andry
      Manan, Syafii
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Taman Nasional adalah kawasan yang cukup luas bagi pengembangan satu atau lebih ekosistem yang praktis tidak dijamah manusia. Areal ini ditumbuhi oleh jenis yang alami. Demikian pula kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang tereletak di kaki Gunung Gede dan Pangrango Cianjur, Jawa Barat. Kerusakan areal hutan dapat disebabkan oleh dua hal yaitu faktor manusia dan adanya kekuatan alam seperti terjadinya bencana alam. Gunung Gede Pangrango ta- hun 1984 mengalami kerusakan akibat bencana angin ribut yang cukup besar sehing- ga menumbangkan lebih kurang 3000 pohon. Akibat tumbangnya pohon pohon ter- sebut berpengaruh terhadap keadaan sekelilingnya yaitu seperti matinya jenis-jenis permudaan yang tumbuh dibawah pohon. Hal ini akan menyebabkan terjadinya pe- rubahan-perubahan jenis dominan dari berbagai tingkat pertumbuhan dan tingkat ke- tinggian dimana tempat bencana tersebut terjadi. Perubahan ini akan berjalan seiring dengan perubahan waktu. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat perkembangan vegetasi sejak tahun 1985 di areal bekas bencana pada berbagai tingkat ketinggian dan berbagai tahap tingkat pertumbuhan dibandingkan dengan hutan utuhnya. Dari sini diharapkan diperoleh suatu gambaran tingkat perkembangan areal tersebut hingga saat ini. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa beberapa jenis dominan di tiap areal terutama bekas bencana dan tiap tahap pertumbuhan mengalami perubahan, misalnya jenis semai pada plot II (ketinggian 1300 m dpl hutan rusak) pada tahun 1986 dido- minasi oleh jenis Villebrunea rubescens, sedangkan pada tahun 1993 didominasi oleh Homalanthus populnus. Plot IV (ketinggian 1500 m dpl hutan rusak) tahun...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146908
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository