Show simple item record

dc.contributor.advisorHadi, Soetrisno
dc.contributor.advisorSantoso, Erdy
dc.contributor.authorIrman
dc.date.accessioned2024-04-23T03:27:56Z
dc.date.available2024-04-23T03:27:56Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146878
dc.description.abstractPemeriksaan kesehatan Benih adalah suatu upaya untuk mencari keadaan yang optimum bagi pertumbuhan dan/atau bagi sporulasi patogen, sehingga patogen yang telah ada dalam benih dapat menampakkan diri dan mudah diidentifi- kasi. IPR Cara penyimpanan benih yang kurang tepat memberi peluang bagi beberapa jenis fungi yang terbawa benih baik di lapangan maupun selama penyimpanan, untuk tumbuh dan berkembang. Terdapat tiga hubungan antara benih dengan patogen yaitu : (a) patogen terbawa secara internal di dalam jaringan benih (b) patogen terbawa sebagai kontaminan pada permukaan benih dan (c) patogen secara terpisah terbawa bersama benih. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca dan Laboratori- um Penyakit Hutan Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam Gunung Batu, Bogor. Penelitian ini bertujuan : 1. Mencari metode deteksi yang murah dan sederhana untuk fungi yang terbawa benih Eucalyptus alba 2. Untuk mengetahui jenis-jenis fungi yang terbawa benih E. alba. Deteksi fungi yang terbawa benih E. alba yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode agar, metode kertas saring, metode campuran batubata dengan tanah topsoil (1: 2) dan metode campuran pasir dengan tanah topsoil (1: 2). Pada metode agar dan metode kertas saring benih E.alba diberi perlakuan perendaman dalam larutan Natrium hipoklorit 18 selama satu menit dan tanpa perendaman dalam...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest managementid
dc.subject.ddcPlant diseasesid
dc.titleDeteksi penyakit pada benih Eucalyptus alba Reinwid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record