View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi rasio kelestarian kelas perusahaan jati (Tectona grandis L.f) di KPH Cepu Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      full text (19.72Mb)
      Date
      1997
      Author
      Rokhmaniati, Wahdini Anatase
      Darusman, Dudung
      Sudaryanto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hutan jati merupakan salah satu sumberdaya alam yang dapat dikelola secara lestari. Ekploitasi jati dimulai saat jati mulai dikenal oleh masyarakat Eropa mulai abad ke-18 tepatnya sejak jati ditemukan dalam jumlah yang berlimpah di hutan musim India, Myanmar, Thailand dan Indonesia (khususnya di Jawa) dan berlangsung pada areal yang semakin lama semakin luas dan dalam jumlah yang semakin meningkat. Hal ini terjadi karena jati terbukti memiliki banyak kegunaan terutama untuk manfaat yang mengutamakan kekuatan dan keawetan. Selain itu jati memiliki stabilitas yang baik, mudah dikerjakan dan memiliki konfigurasi yang indah sehingga dapat dipahami apabila sampai saat ini jati merupakan salah satu jenis kayu yang sangat digemari oleh masyarakat dan merupakan salah satu jenis yang berdaya jual tinggi dibandingkan jenis lain (fancy wood). KPH Cepu sebagai salah satu unit manajemen kelas perusahaan jati milik Perum Perhutani sampai saat ini masih menjadi salah satu wilayah penghasil jati yang utama. Areal hutan seluas 33.109,90 Ha milik KPH Cepu, hutan komersial seluruhnya berupa kelas perusahaan jati (Tectona grandis L.f) seluas 33.006,50 Ha sedangkan sisanya berupa hutan wisata/suaka alam seluas 30 ha dan hutan lindung seluas 73,40 ha. Etat KPH saat ini ditetapkan sebesar 41.408 m²³(etat massa) dan 289,63 ha (etat luas). Nilai etat ini menurun apabila dibandingkan etat periode sebelumnya yang sebesar 53.477 m³ (etat massa) dan 339.20 ha (etat luas) sedangkan daur dipertahankan 80 tahun. Penyebab penurunan etat ini antara lain karena KPH Cepu saat ini mengalami masalah gangguan hutan yang tidak ringan terutama gangguan berupa pencurian. Pencurian di KPH Cepu terjadi pada seluruh KU dan terjadi sepanjang tahun tetapi meningkat drastis saat tahun ajaran baru, lebaran, musim...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145659
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository