Pengaruh Pisolithus tinctorius dan Trichoderma reesei terhadap pertumbuhan semai Pinus merkusii Jungh et.de Vriese pada media serasah Paraserianthes falcataria (L) Nielsen
View/ Open
Date
1997Author
Hutabarat, Herny Prilda
Hadi, Soetrisno
Turjaman, Maman
Metadata
Show full item recordAbstract
Tanah-tanah kosong biasanya memiliki sifat-sifat fisik kimia tanah dan faktor biotik yang kurang menguntungkan seperti rendahnya pH, defisiensi unsur hara, kandungan air yang rendah pada bulan-bulan kering dan tingkat kompetisi biotik yang
Dua pendekatan ekologis yang bisa dipakai untuk mengatasi permasalahan di atas adalah strategi pemilihan jenis pohon yang mampu hidup pada kondisi lahan yang ekstrem dan aplikasi bioteknologi yang dapat memperbaiki kondisi tanah dan mempercepat laju pertumbuhan tanaman.
Di Indonesia jenis P. merkusii dikenal sebagai sebagai jenis asli yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi karena kegunaannya yang beragam. Untuk keberhasilan penanaman P. merkusii di lapangan, dibutuhkan bibit dengan mikoriza pada perakarannya.
P. tinctorius merupakan salah satu jenis fungi ektomikoriza yang populer karena efektif membantu meningkatkan pertumbuhan pinus (Marx, 1977 diacu oleh Fakuara, 1989). Selain pemanfaatan fungi P. tinctorius untuk pertumbuhan semai P. merkusii, digunakan juga serasah P. falcataria (L) Nielsen sebagai bahan campuran media tumbuh dan fungi selulolitik T. reesei sebagai pengurai bahan organik dalam media. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh...
Collections
- UT - Forest Management [3207]
