View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keberhasilan triploidisasi pada hibrid ikan mas (Cyprins carpio L.) betina dengan ikan tawes (Pintius javanicus Blkr.) jantan pada kejutan panas 2, 3, 4 menit setelah pembuahan

      Thumbnail
      View/Open
      full text (16.60Mb)
      Date
      1991
      Author
      Santosa, Rachmat
      Sumantadinata, Komar
      Raswin, M. M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilaksanakan mulai Bulan Juni sampai Bulan Oktober 1990, bertempat di Laboratorium Pengembang- biakan Ikan Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan IPB. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan triploidisasi pada hibrid triploid antara ikan mas betina dengan ikan tawes jantan dan kontrol triploid antara betina dan jantan ikan mas pada kejutan panas yang dilakukan 2,3,4 menit setelah pembuahan, di samping itu diamati juga persentase pembuahan telur (DR), kelangsungan hidup embrio (SRe) dan larva 14 hari (SRL14). Ikan mas betina yang telah matang gonad disuntik dengan hipofisa, kemudian dicampur dengan beberapa jantan. Ketika mulai memijah, ikan betina ditangkap dan telur dikeluarkan dengan cara stripping, demikian juga dengan pengumpulan sperma. larutan fisiologis. Sperma diencerkan 100 kali dengan Kontrol normal (2N-MM) diperoleh dengan cara pembuahan biasa, sedangkan untuk hibrid triploid mas dengan tawes (3N-MT) dan kontrol triploid (3N-MM) diperoleh dengan mencampur telur ikan mas dengan sperma 3N-MM. ikan tawes untuk 3N-MT dan sperma ikan mas untuk Dua, tiga, dan empat menit setelah pembuahan, telur-telur diberi kejutan panas pada suhu 40°C selama 1.5 menit. Untuk perhitungan, telur yang telah dibuahi dihitung setiap delapan jam, setelah menetas dihitung setiap pagi dan sore selama dua minggu. Untuk mengetahui keberhasilan triploidisasi dilakukan pengamatan preparat nukleolus dari masing-masing perlakuan dengan mikroskop perbesaran 1000 kali. Di samping itu diamati juga persentase pembuahan telur (DR), kelangsungan hidup embrio (SRe) dan larva 14 hari (SRL14).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145556
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2460]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository