View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh frekuensi pemberi makanan pada waktu tertentu terhadap pertumbuhan biomassa pasca larva udang windu

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (18.13Mb)
      Date
      1983
      Author
      Atjo, Hasanuddin
      Akhmad, Sutomo
      Raswin, Muhammad M
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian yang bertujuan mengetahui frekuensi pemberimakanan dan waktu yang tepat agar pertumbuhan biomassa pasca larva udang windu sebaik-baiknya, telah dilakukan sejak tanggal 15 Mei sampai dengan 12 Juni 1983, bertempat di Balai Budidaya Air Payau, Jepara, Jawa Tengah. Wadah penelitian yang digunakan berupa waskom plastik berwarna gelap dengan luas alas 1963,5 cm² dan tinggi 30 cm. Air dalam wadah pemeliharaan setinggi 25 cm, dan diaerasi terus menerus. Setiap hari sepertiga volume air wadah dibuang melalui siphon dan diganti dengan air segar. Udang uji yang digunakan adalah udang windu stadia pasca larva (PL19) dengan berat awal rata-rata antara 3,12 dan 3,68 mg. Padat penebaran yang digunakan adalah 30 ekor perwadah. Makanan yang diberikan berupa pellet dalam bentuk remah dengan kadar protein 25%, sebanyak 80% dari berat biomassa rata-rata udang uji seluruh perlakuan. Penyesuaian jumlah makanan yang diberikan dilakukan seminggu sekali. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Sebagai perlakuan A, B, C, dan D berturut-turut adalah frekuensi pemberimakanan satu kali sehari, dua kali sehari, tiga kali sehari, dan empat kali sehari. Hasil analisa semua indikator pertumbuhan yang diuji, menunjukkan bahwa perlakuan B memberikan pertumbuhan yang paling baik (berat biomassa akhir 2055,63 mg), kemudian diikuti berturut-turut oleh perlakuan C (berat biomassa ak- hir 1863,53 mg), perlakuan D (berat biomassa akhir 1761,17 mg), dan terakhir perlakuan A (berat biomassa akhir 1730,57 mg). Survival rate yang tertinggi tercapai pada perlakuan B (81,1%), kemudian diikuti berturut-turut oleh perlakuan C (77,8%), perlakuan A (73,3%), dan terakhir perlakuan D (72,2%). Perbedaan hasil perlakuan yang diperoleh ini, diduga disebabkan oleh tiga faktor, yaitu. Pertama, akibat keterbatasan kapasitas tampung lambung udang uji. Kedua akibat perbedaan pola waktu pemberimakanan. Ketiga, akibat perbedaan lama puasa yang diderita udang uji.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145553
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2460]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository