View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh frekuensi pemberian makanan pada waktu tertentu terhadap pertumbuhan post larva uang windu

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (14.97Mb)
      Date
      1983
      Author
      Karang, A.A Ayu Laksmidewi
      Akhmad, Sutomo
      Eidman, Muhammad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Udang windu merupakan jenis udang bahari yang mempunyai nilai ekonomis penting saat ini karena memegang peranan dalam ekspor non minyak. Usaha untuk meningkatkan produksi udang bahari setelah adanya larangan pengoperasian kapal-kapal trawl di wilayah perairan Indonesia adalah dengan meningkatkan usaha budidaya udang di tambak. Peningkatan budidaya berarti perlu ditingkatkan produksi beinh dari pembenihan. Salah satu aspek penting dalam pembenihan adalah resim pemberian makanan buatan, sehingga penelitian mendalam mengenai masalah resim pemberian makanan perlu dilakukan. Salah satu diantaranya adalah penelitian mengenai frekwensi pemberian makanan yang tepat agar pemberian makanan dapat memberikan hasil yang maksimal. Penelitian yang telah dilaksanakan penulis dilakukan dari tanggal 3 Juli 1982 sampai dengan 31 Juli 1982, di Balai Budidaya Air Payau Jepara, Jawa Tengah. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh frekwensi pemberian makanan pada waktu tertentu terhadap pertumbuhan post larva udang windu. Untuk mencapai maksud ini diteliti pengaruh pemberian makan masing-masing satu kali sehari pada pukul 18.00, dua kali sehari pada pukul 06.00 dan 18.00 dan tiga kali sehari pada pukul 06.00, 12.00 dan 18.00. Mak cipta Pemberian makanan dilakukan berdasarkan berat bioma- sa standar yaitu sebanyak 60% dari berat biomasa tersebut per hari. Yang disebut dengan biomasa standar adalah biomasa yang mengalami perlakuan dengan frekwensi pemberian makan dua kali sehari. Penelitian ini dilakukan dalam akuarium kaca dengan ukuran 80x40x60 cm kubik sebanyak sembilan buah. Masing- masing diisi air setinggi 24 cm dan salinitas air laut berkisar antara 20 dan 26 permil. Setiap hari media uji disegarkan dengan cara "mensiphon" sepertiga volume media kemudian menggantinya dengan air laut yang segar. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145515
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2460]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository