View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian gula kristal, pasta dan sirup terhadap pertumbuhan dan perkembangan koloni lebah madu apis mellifera Linn.

      Thumbnail
      View/Open
      full text (9.881Mb)
      Date
      1997
      Author
      Hendrayati, Yeyet
      Kasno
      Husaeni, Endang A.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan pembudidayaan lebah madu adalah ketersediaan pakan. Dalam budidaya lebah madu tidak jarang dihadapkan pada keadaan dimana bahan makanan tidak memadai baik kuantitas maupun kualitasnya terutama pada musim paceklik. Tindakan yang dapat dilakukan dalam mengatasi kekurangan pakan yaitu dengan cara memberikan makanan tambahan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari upaya dalam mengatasi kekurangan pakan nektar dengan memberikan makanan tambahan sebagai pengganti nektar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan berupa gula kristal, pasta dan sirup terhadap pertumbuhan dan perkembangan koloni Apis mellifera Linn serta untuk mengetahui tingkat kesukaan lebah terhadap formula makanan tambahan pengganti selama musim dimana nektar tidak tersedia di lapangan. Penelitian dilaksanakan di dua lokasi, pertama di Desa Pasir Gaok Kecamatan Semplak Bogor kemudian dilanjutkan di Unit Pelaksanaan Pengembangan Perlebahan Regaloh (UP3R) KPH Pati. Lama penelitian 2 bulan. Parameter yang diamati meliputi jumlah gula kristal, pasta dan sirup yang diambil oleh lebah, perkembangan bobot koloni, pertambahan jumlah sisiran, luas areal anakan lebah (brood area), produktifitas madu dan analisis ekonomi sederhana. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa gula sirup merupakan makanan tambahan yang paling banyak diambil oleh lebah yaitu 1000 gram/koloni/minggu, sedangkan gula pasta 860 gram/koloni/minggu dan gula kristal 736 gram/koloni/minggu. Koloni yang diberi gula pasta mengalami rata-rata kenaikan bobot koloni tertinggi sebesar 56,81%, sedangkan gula sirup dan gula kristal mengalami kenaikan bobot koloni masing-masing sebesar 50,47% dan 49,97%. Pertambahan jumlah sisiran mengalami fluktuasi, tetapi pada umumnya mengalami peningkatan. Pertambahan jumlah sisiran tertinggi yaitu dengan pemberian gula...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145367
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository