Show simple item record

dc.contributor.advisorSoewardi, Kadarwan
dc.contributor.advisorAkhmad, Sutomo
dc.contributor.authorHidayat, Teddy
dc.date.accessioned2024-04-04T02:01:46Z
dc.date.available2024-04-04T02:01:46Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/145262
dc.description.abstractSebagai umumnya biota air yang bernilai ekonomis tinggi, udang windu (Penaeus monodon Fab.) dibudidayakan secara intensif. Spesies ini mempunyai kemampuan pertumbuhan yang relatif tinggi, mampu beradaptasi pada berbagai variasi sistem budidaya dan mempunyai respon terhadap pakan buatan (Aquacop, 1976 dalam Hajra et al., 1988). Keberhasilan budidaya udang windu secara intensif selain ditentukan oleh ketersediaan benur yang baik kuali- tas dan kuantitas, juga sangat ditentukan oleh tersedianya pakan buatan yang memadai kualitas maupun kuantitasnya. Pemberian pakan yang tepat kualitas dan kuantitas ini diperlukan untuk mendapatkan laju pertumbuhan dan kelang- sungan hidup yang tinggi. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh Pemberian Ransum LNI/pl UW/P.45/C.324,0/C:P7,2 berkadar protein 45 persen dan berasio kalori:Protein 7,2 KKAL deper gram protein ransum sebanyak 32,52,72 dan 92 persen bobot biomassa terhadap pertumbuhan pascalarva udang windu (panaeus monodon Fab.) pada padat penebaran awal 75 ekor PL20 per meter persegiid
dc.titlePengaruh Pemberian Ransum LNI/pl UW/P.45/C.324,0/C:P7,2 berkadar protein 45 persen dan berasio kalori:Protein 7,2 KKAL deper gram protein ransum sebanyak 32,52,72 dan 92 persen bobot biomassa terhadap pertumbuhan pascalarva udang windu (panaeus monodon Fab.) pada padat penebaran awal 75 ekor PL20 per meter persegiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record