Analisis Pengaruh Literasi Digital terhadap Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Remaja Desa Gunung Putri
Abstract
Ditetapkannya Desa Gunung Putri sebagai desa digital membuat akses internet
desa menjadi lebih baik, namun hal tersebut juga berdampak pada masyarakat
khususnya remaja yang akan lebih sering menggunakan media baru. Fakta lapang
dari beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pemanfaatan internet
saat ini tidak diikuti dengan kemampuan literasi digital sehingga masyarakat
banyak yang terpapar hoaks. Partisipasi remaja Desa Gunung Putri dalam
program-program peningkatan literasi digital desa juga masih sangat kurang serta
pemanfaatan fasilitas internet desa digital pun masih sangat kurang untuk bidang
pendidikan. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis bagaimana kemampuan
literasi digital memengaruhi remaja di Desa Gunung Putri dalam memanfaatkan
internet dengan tepat untuk sumber belajar. Metode yang digunakan pada
penulisan ini adalah Proportional Random Sampling dengan jumlah responden
sebanyak 83 orang lalu diolah menggunakan metode SEM-PLS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa tingkat digital skill dan digital culture dapat memengaruhi
secara signifikan terhadap tingkat pemanfaatan internet sebagai sumber belajar
remaja. The establishment of Gunung Putri Village as a digital village has improved the
village's internet access, but it also has an impact on the community, especially
teenagers who will use new media more often. Field facts from several previous
studies show that current internet utilization is not followed by digital literacy
skills so that many people are exposed to hoaxes. The participation of Gunung
Putri Village youth in programs to improve village digital literacy is also still very
lacking and the use of digital village internet facilities is still very lacking in the
field of education. Therefore, it is important to analyze how digital literacy skills
affect teenagers in Gunung Putri Village in utilizing the internet appropriately for
learning resources. The method used in this paper is Proportional Random
Sampling with 83 respondents and then processed using the SEM-PLS method.
The results showed that the level of digital skills and digital culture can
significantly affect the level of internet utilization as a learning resource for
adolescents.
