Show simple item record

dc.contributor.advisorHarris, Enag
dc.contributor.advisorShafrudin, Dadang
dc.contributor.authorSoim, Ahmad
dc.date.accessioned2024-04-03T02:59:48Z
dc.date.available2024-04-03T02:59:48Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144984
dc.description.abstractIkan gurami (Osphronemus gouramy Lac.) memiliki nilai ekonomis tinggi (Affiati, 1987) namun pertumbuhannya relatif lambat, untuk menghasilkan ikan ukuran konsumsi (500-600 gram) dari benih dengan berat rata-rata 20 g, diperlukan waktu pemeliharaan sampai sembilan bulan. Pertumbuhan ikan yang lambat antara lain bisa disebabkan oleh terbatasnya nutrisi atau pengaruh nutrisi yang sesuai terhadap umur ikan. tidak Ditinjau dari kebiasaan makannya, ikan gurami adalah tergolong ikan pemakan tumbuhan. Di Jawa Barat, para peternak gurami seperti di Tasikmalaya, Parung dan Ciseeng (Bogor) telah membiasakan ikan gurami umur 3 1/2 8 bulan (ukuran panjang 5-8 cm) mengkonsumsi daun-daunan halus dan pada ikan umur lebih dari 8 bulan daun-daunan diberikan sebagai makanan utamanya. Sekalipun demikian percobaan-percobaan tentang pakan terhadap ikan gurami menunjukkan bahwa, untuk pertumbuhan sangat diperlukan pakan yang mengandung protein hewani. Huisman (1987) menyatakan, ikan dapat diibaratkan mesin pembakar biologis. Didalam tubuh ikan, makanan...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcKonsumsi Oksigen dan Koefisien Respirasi (KR) Ikan Gurami (Osphronemus gouramy Lac.) setelah Mengkonsi Pakan Nabati, Pakan Hewani, dan pakan Campuranid
dc.titleKonsumsi Oksigen dan Koefisien Respirasi (KR) Ikan Gurami (Osphronemus gouramy Lac.) setelah Mengkonsi Pakan Nabati, Pakan Hewani, dan pakan Campuranid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record