View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendugaan jumlah total biomassa tegakan hutan sekunder pada areal tebas daan bakar (Slash-and-Burn) dan pengaruhnya terhadap pH dan kerapatan isi tnah di Sepunggur, Jambi

      Thumbnail
      View/Open
      full text (17.70Mb)
      Date
      1998
      Author
      Ambagau, Yakub
      Pamoengkas, Prijanto
      Wibowo, Cahyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertambahan jumlah penduduk, perladangan berpindah dan pembalakan tak terkendali menyebabkan konversi hutan menjadi kawasan non hutan terus meningkat. Konversi hutan berkaitan erat dengan perubahan kondisi vegetasi hutan, yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap biomassa di dalam kawasan hutan, kesuburan tanah dan produktivitas lahan hutan. Sistem tebas dan bakar (slash-and-burn) sebagai salah satu teknik konversi hutan yang masih sering dipraktekkan (Seubert et al., 1977 dalam Alegre dan Cassel, 1994) selain dapat menghasilkan asap, methane dan nitrogen oksida, juga sangat berpengaruh terhadap sifat kimia dan fisika tanah, diantaranya pH dan kerapatan isi (bulk density) tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah total biomassa sebelum penebangan pada tegakan hutan sekunder serta perubahan pH dan kerapatan isi tanah akibat sistem tebas dan bakar. Hipotesis yang mendasari penelitian ini adalah bahwa sistem tebas dan bakar dapat meningkatkan pH dan kerapatan isi (Bulk Density) tanah. Prosedur penelitian dilakukan dengan membuat plot berukuran 30 m x 40 m pada 4 lokasi (hutan Rakyat) yang berbeda. Untuk pendugaan biomassa, dilakukan pengukuran diameter dan tinggi total semua pohon (diameter ≥ 4 cm) dalam plot, kemudian dilakukan kalibrasi dengan menimbang 30 pohon yang terpilih dari semua plot berdasarkan diameter pohon yang dianggap mewakili diameter semua pohon yang ada di dalam semua plot untuk menentukan berat basah dan berat kering total pohon. Untuk penentuan pH dan kerapatan isi tanah, pada setiap plot, pengambilan sampel tanah dilakukan sebanyak 3 kali (sebagai perlakuan), yakni sebelum dibakar, 1 hari setelah dibakar dan 5 minggu setelah dibakar. Untuk pH tanah, sampel tanah...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144715
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository