Show simple item record

dc.contributor.advisorKasno
dc.contributor.advisorHusaeni, Endang A.
dc.contributor.authorAswendi
dc.date.accessioned2024-04-02T02:32:28Z
dc.date.available2024-04-02T02:32:28Z
dc.date.issued1997
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144685
dc.description.abstractProduk perlebahan sangat bermanfaat bagi kepentingan hidup manusia, baik langsung maupun tak langsung. Produk perlebahan yang langsung antara lain madu dan lilin, sedangkan produk tak langsung di antaranya jasa lebah madu dalam membantu penyerbukan yang sangat penting peranannya dalam memelihara kelestarian hutan. Madu lebah dapat dihasilkan oleh beberapa spesies lebah. Sumber madu lebah di Indonesia diperoleh dari sarang-sarang lebah jenis Apis dorsata (lebah hutan) yang banyak ditemukan di hutan-hutan, Apis cerana yang telah dibudidayakan serta Apis mellifera yang bibitnya berasal dari Eropa dan Australia (Sukartiko, 1986). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan jumlah koloni lebah hutan pada setiap pohon, perolehan madu lebah hutan (kg) dan jumlah kelompok pencari madu lebah hutan di Kecamatan Kampar dan Kecamatan Bangkinang, Riau. Dalam kegiatan eksploitasi lebah hutan, para pencari madu lebah hutan mempunyai kelompok-kelompok yang beranggotakan 4-5 orang yang terdiri dari 1 orang pawang, 2-3 orang pekerja dan 1 orang pemilik pohon. Peralatan yang biasa digunakan dalam kegiatan ini adalah alat-alat untuk mencapai sarang lebah di atas pohon (latak), tali, ember atau tong plastik, tempat penampung madu (ubo), pisau, pengasap (tunam), jerigen tempat madu dan alat saringan madu. Sedangkan cara yang...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest managemenntid
dc.subject.ddcHoneybee coloniesid
dc.titlePerkembangan koloni dan produksi madu lebah hutan (Apis Dorsata) di Kabupaten Kampar Riauid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record