View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian Trichoderma viride, ekstrak daun tempuyung (Sonchus arvensis Linn.) dan kasting pada media serasah Acacia mangium Wild terhadap pertumbuhan semai Gmelia arborea, Linn

      Thumbnail
      View/Open
      full text (11.84Mb)
      Date
      2001
      Author
      Microsa, Issa Putra
      Sukendro, Andi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Meningkatnya kebutuhan kayu seiring dengan bertambahnya penduduk setiap tahun harus diimbangi dengan tersedianya produksi kayu yang cukup dengan tetap memperhatikan keseimbangan alam. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI). Keberhasilan HTI ini sangat ditentukan oleh beberapa hal diantaranya pemilihan jenis dan media yang tepat. Jenis tanaman yang dapat dikatakan memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan di HTI adalah Gmelina arborea, sedangkan medianya adalah serasah Acacia mangium yang merupakan media organik.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan kompos yang paling baik dari Trichoderma, ekstrak daun tempuyung dan kasting serta kombinasinya terhadap pertumbuhan semai G. arborea. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Silvikultur Fakultas Kehutanan, IPB yang dimulai sejak bulan Oktober 2000. Serasah A. mangium dikomposkan dengan menggunakan Trichoderma, ekstrak daun tempuyung dan kasting selama kurang lebih 2 bulan dan kemudian digunakan sebagai media tumbuh. Dua minggu setelah dilakukan penanaman, lalu dilakukan pengukuran tinggi, diameter dan jumlah daun. Pengukuran dilakukan selama 7 kali dalam 8 minggu. Setelah itu dilaksanakan pemanenan, kemudian dihitung Berat Kering Total (BKT), Nisbah Pucuk Akar(NPA), dan Indeks Mutu Bibit(IMB). Setelah pemanenan dilakukan analisis media hara dan jaringan tanaman. Data-data yang telah didapat kemudian dianalisis. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 7 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan A adalah kontrol, perlakuan B adalah Trichoderma, perlakuan C adalah kasting, perlakuan D adalah Ekstrak daun Tempuyung, perlakuan E adalah kombinasi Trichoderma dan kasting dengan perbandingan 1: 1. perlakuan F adalah kombinasi Trichoderma dan ekstrak daun Tempuyung cair dengan perbandingan 1: 1. perlakuan G adalah kombinasi kasting dan ekstrak daun Tempuyung dengan perbandingan 1: 1....
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144457
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository