View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh padat penebaran terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan pasca larva udang windu (Penaeus monodon Fabricius) pada pertokolan dengan sistem resirkulasi

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (13.68Mb)
      Date
      1987
      Author
      Putra, I Ketut Sarjana
      Surawidjaja, Enang Harris
      Shafruddin, Dadang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat padat penebaran terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan pasca larva udang wïndu selama pentokolan dengan sistem resirkulasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan dalam hal ini adalah padat penebaran pasca larva udang windu, yaitu perlakuan A (300 ekor/m²), perlakuan B (650 ekor/m²), perlakuan C (1000 ekor/m²) dan perlakuan D (1350 ekor/m²). Udang uji yang digunakan adalah pasca larva udang windu stadia PL17 (0.0185 gram) yang dipelihara dalam wadah yang dilengkapi dengan sistem resirkulasi air selama 28 hari. Selama penelitian udang diberikan makanan buatan merk president feed no. 1 (kadar protein 42%) sebanyak 30% dari berat biomasa per hari. Frekuensi pemberian makanan empat kali sehari, yaitu pada pukul 06.00, 12.00, 16.00 dan 20.00 WIB. Penyesuaian jumlah makanan dilakukan setiap tujuh hari sekali, yaitu setelah penimbangan berat udang uji. Wadah yang digunakan untuk penelitian adalah petakan plastik berukuran 85 cm x 60 cm x 125 cm dengan kedalaman air 70 cm. Sirkulasi air dalam wadah budidaya digrakkan dengan airlift pump dengan diameter pipa eduksi 1 inchi. Struktur filter pada dasar wadah budidaya terdiri dari pa- sir laut (Ø 0.5 1.0 mm) setebal 4 cm dan pecahan kulit kerang setebal 1 cm. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup udang tertinggi dicapai pada perlakuan A (90. 414%) dan perlakuan B (86.042%), diikuti oleh perlakuan C (78.495%) dan perlakuan D (64.488%) (p<0.01). Sedangkan laju pertumbuhan harian tertinggi dicapai pada perlakuan A (14.77%), diikuti oleh perlakuan B (14.05%) dan perlakuan C (13.81%) serta perlakuan D (13.28%) (p<0.01). Produksi udang windu tertinggi dicapai pada perlakuan C (277, 133 gram) dan D (270.164 gram), diikuti oleh perlakuan B (209.845 gram) dan perlakuan A (121.303 gram) (p<0.01)…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/144349
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2460]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository