View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektifitas metoda uji cepat berdasarkan uji eksisi embrio (Excision embryo test) pada benih Enterolobium cyclocarpum Griseb

      Thumbnail
      View/Open
      full text (11.16Mb)
      Date
      2002
      Author
      Prayitno, Mulyono
      Parisy, Salman
      Zanzibar, M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kegiatan pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) merupakan jawaban atas tuntutan pembangunan sebagai akibat berkurangnya hutan alam serta untuk meningkatkan produktivitas lahan dan kualitas lingkungan hidup. ta mili Sengon buto (Enterolobium cyclocarpum Griseb.) merupakan salah satu tanaman kehutanan dari famili Leguminosae yang direkomendasikan untuk ditanam dalam program reboisasi dan HTI. Uji viabilitas dengan cara perkecambahan secara langsung untuk jenis ini memerlukan waktu sekitar 35 sampai 40 hari, oleh karena itu digunakan metode uji eksisi embrio untuk menduga viabilitas benih E. cyclocarpum secara cepat. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendapatkan proses standar dan nilai viabilitas benih sengon buto berdasarkan metoda eksisi embrio, (2) Mendapatkan media yang tepat untuk mendukung pertumbuhan embrio pada saat inkubasi. Metode penelitian ini terdiri dari beberapa tahap kegiatan yaitu tahap persiapan yang terdiri dari (1) sterilisasi bahan dan alat (2) seleksi benih (3) teknik pengusangan (menentukan kelompok benih) dan tahap pelaksanaan yang terdiri dari (1) penelitian pendahuluan (2) pengamatan struktur tumbuh (3) penentuan pengkondisisan benih dan (4) penelitian utama yang terdiri dari (1) perlakuan benih uji (2) penyiapan benih uji (3) pemotongan (4) inkubasi (5) evaluasi dan (6) perhitungan viabilitas benih. Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa perendaman benih dalam aquades selama 48 jam dengan ujung benih (testa) dipotong ternyata cukup efektif untuk memudahkan dalam pembelahan. Struktur tumbuh benih E. cyclocarpum Griseb, seperti halnya benih legum terdiri atas kulit benih (testa), dua buah kotiledon serta poros embrio. Poros embrio dapat dipilah menjadi dua bagian utama yaitu radikel dan plumula. Hasil penelitian utama menunjukkan bahwa metode uji cepat viabilitas benih dengan eksisi embrio dapat digunakan untuk menduga vibilitas benih dengan cepat. Daya berkecambah hasil uji eksisi embrio sengon buto (78,67%) lebih tinggi dibandingkan uji perkecambahan secara langsung (70,42%)...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143498
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository