Show simple item record

dc.contributor.advisorMokoginta, Ing
dc.contributor.advisorSuprayudi, M.Agus
dc.contributor.authorAgustini, Nora
dc.date.accessioned2024-03-26T03:04:00Z
dc.date.available2024-03-26T03:04:00Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/143481
dc.description.abstractPenelitian dilaksanakan sejak bulan November 1995 sampai dengan bulan Januari 1996, di Laboratorium Nutrisi Ikan, Kolam Percobaan Babakan, Darmaga, Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya penambahan Zn pada makanan benih gurame, yang menggunakan tepung ikan sebagai sumber potein utamanya. Benih gurame berukuran rata-rata 0,59 gr/ekor, dipelihara dalam akuarium yang masing-masing berukuran 50 x 20 x 35 cm dengan padat penebaran 10 ekor per wadah. Makanan berbentuk pasta dan diberikan pada ikan tiga kali sehari (pukul 8 pagi, 12 siang dan 5 sore), sampai kenyang. Air yang digunakan adalah air sumur yang sudah didiamkan dan diaerasi selama 24 jam. Air dalam wadah diaerasi terus menerus dan disipon kotorannya setiap hari. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap, dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan berupa penambahan Zn dalam makanan, yaitu 0 mg/kg (perlakuan A), 150 mg/kg (perlakuan B), 300 mg/kg (perlakuan C) dan 450 mg/kg (perlakuan D). Analisis statistik yang digunakan adalah sidik ragam (uji P) pada tingkat kepercayaan 95%. Apabila ada perbedaan antara perlakuan, dilanjutkan dengan analisis polinom orthogonal. Peubah-peubah yang diukur meliputi laju pertumbuhan harian, efisiensi makanan, retensi protein, retensi lemak, kelangsungan hidup, kadar abu tubuh serta kandungan mineral seng tulang dan tubuh. Rasio bobot tulang terhadap bobot tubuh total turut diperhitungkan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya penambahan mineral seng dalam makanan (perlakuan B, C dan D) dengan kadar yang berbeda, pada makanan yang telah mengandung 40,25 mg Zn/kg yang berasal dari tepung ikan dan kedelai, memberi pengaruh yang sama terhadap laju pertumbuhan harian, efisiensi makanan, retensi protein, retensi lemak dan kelangsungan hidup (P>0,05) Namun perlakuan B (penambahan Zn sebesar 150 mg/kg) memberikan penyimpanan mineral seng pada tulang yang terbaik dibandingkan keempat perlakuan lainnya…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePenambahan mineral Zn dalam makanan benih ikan gurame (Osphronemus gouramy, Lac)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record