Rancangan prototipe alat pengukur kadar air biji - bijian dengan sensor elektroda berpolaritas berubah
View/ Open
Date
1986Author
Saifullah, Mochammad Noer
Purwadaria, Hadi K.
Seminar, Kudang Boro
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan produksi biji-bijian tidak semata-mata tergantung pada peningkatan usaha intensifikasi maupun ektensifikasi, tetapi juga menyangkut masalah pasca panen. Dalam setiap tahapan proses penanganan pasca panen penting untuk diketahui keadaan sifat fisik biji seperti kadar air, kerusakan biji dan keseragaman biji.
Kadar air merupakan sifat fisik yang penting diketahui. Metoda pengukuran kadar air secara gravimetri merupakan metoda baku. Waktu yang lama, peralatan yang kurang praktis dan adanya tenggang waktu antara kondisi terukur dan kondisi yang seharusnya diukur merupakan masalah pada metoda gravimetri.
Pengukuran kadar air biji dengan sensor elektroda berpolaritas berubah didasarkan pada prinsip resistansi dan kapasitansi. Kandungan air dalam biji merupakan penghantar yang mempunyai hambatan listrik. Efek kapasitansi terjadi karena adanya arus berpolaritas berubah yang dialirkan pada elektroda. Kapasitansi menyebabkan timbulnya reaktansi kapasitip. Resistansi dan reaktansi kapasitip yang bekerja secara paralel merupakan suatu kesatuan fungsional di dalam mendeteksi perubahan kadar air.
Dalam studi ini telah dirancang dan dibuat prototipe alat pengukur kadar air biji-bijian dengan sensor elektroda berpolaritas berubah. Prototipe alat terdiri dari unit mekanis pengindera, unit pengolah sinyal dan unit peraga, yang menghasilkan suatu hubungan antara kadar air biji (KA) dengan tegangan keluaran (Te) maupun arus peragaan (A)…dst
