| dc.description.abstract | Ikan mas betina mempunyai laju pertumbuhan 10 15% lebih cepat daripada ikan mas jantan. Salah satu cara untuk memperoleh ikan-ikan yang berjenis kelamin betina dalam jumlah besar adalah dengan menyilangkan ikan betina hasil ginogenesis dengan ikan jantan hasil sex reversal. Sedangkan ikan mas jantan sex reversal dapat diperoleh dengan memberikan hormon steroid sintetis pada ikan mas betina hasil ginogenesis.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli Desember 1993, bertempat di Laboratorium Pengembangbiakan Ikan, Kolam Percobaan Babakan, Darmaga, Bogor. Ikan uji yang digunakan adalah ikan mas ginogenesis berumur 13 hari. Sedangkan hormon steroid sintetis yang digunakan adalah hormon 17a-metiltestosteron. Hormon ini diberikan bersama dengan pakan dengan cara menyemprotkan hormon yang telah dilarutkan dalam alkohol teknis 70% padá pakan udang yang akan digunakan dengan dosis 100 mg/kg pakan. Pemberian pakan berhormon ini diselingi dengan pemberian pakan alami yaitu cacing rambut. Perlakuan yang diberikan terdiri dari 5 perlakuan dan 1 kontrol yang berbeda dalam hal frekuensi dan selang pemberian cacing rambut. Perlakuan I mendapat pemberian pakan berhormon empat kali sehari tanpa diselingi ..dst | id |