View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh hormon metiltesteron terhadap diferensiasi seks juvenil udang galah (Macrobrachium rosenbrgii de man)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (10.34Mb)
      Date
      1987
      Author
      Roza, Welia
      Raswin, M.M.
      Mokoginta, Ing
      Widagdo, Djati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pem- berian hormon metiltestoteron dengan tingkat berbeda terhadap diferensiasi seks juvenil udang galah. Penelitian ini dilak- sanakan di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi, dari tanggal 9 Juni sampai 22 Agustus 1987. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu dengan kadar hormon 0, 25, 75. dan 125 mg per kilogram makanan, serta setiap perlakuan dengan tiga ulangan. Udang yang digunakan adalah juvenil udang galah dengan bobot individu rata-rata 33 miligram. Wadah penelitian beru- pa akuarium yang berukuran 60 cm x 40 cm x 40 cm. Tinggi alr masing-masing akuarium 30 cm. Padat penebaran dua puluh ekor per akuarium. Wadah yang digunakan selama pembesaran adalah _bak-bak tembok dengan ukuran 80 cm x 70 cm x 35 cm. Makanan berkadar protein tiga puluh persen diberikan dua Kalı sehari pada pukul delapan pagi dan pukul sebesar delapan persen dari bobot biomas. empat sore Penyesuaian pembe- rian makanan dilakukan sekali sebelas hari. Pengukuran terha- dap parameter kualitas air meliputi suhu, PH, oksigen terlarut dan kandungan amoniak. Selama pembesaran udang diberi makanan kontrol. Analisis sidik ragam dan uji BNJ menunjukkan bahwa rasio perlakuan B (0.31) lebih besar dari perlakuan C (0.18) < 0.05). seks diikuti oleh perlakuan A (0.14) dan D (0.15) (P Untuk laju pertumbuhan harian perlakuan B (3.28) dan C (3.21) lebih besar dari perlakuan A (2.81) dan D (2.93). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan B (pemberian makanan dengan kandungan hormon 25 mg/kg makanan) memberikan nilai rasio seks tertinggi (Jantannya lebih ba- nyak) dan laju pertumbuhan tertinggi…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142193
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2460]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository