| dc.description.abstract | Penelitian untuk menguji penggunaan hidrogen peroksida pada pengangkutan benih ikan mas telah dilakukan pada bulan Juli 1987, dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan, yakni penambahan hidrogen peroksida 35% sebanyak 0,00, 0,13, 0,27 dan 0,40 ml/ air-media-angkut. Setiap perlakuan mendapat 3 ulangan.
Ikan uji berupa benih ikan Mas (Cyprinus carpio L.) berukuran bobot rata-rata (1,9526 ± 0,1889) gram. Wadah pe- nelitian berupa kantong plastik berukuran 5 liter. Setiap kantong plastik diisi air sumur sebanyak 1 liter dan benih ikan sebanyak 15 ekor. Parameter utama yang diamati adalah kelangsungan hidup benih ikan Mas-uji setelah 8 jam.
Hidrogen peroksida ternyata dapat meningkatkan kadar oksigen terlarut. Penambahan hidrogen peroksida 35 % se- banyak 0,13, 0,27 dan 0,40 ml/ air dapat meningkatkan kadar oksigen terlarut masing-masing sebesar 2,73, 7,53 dan 9,08 mg/ sehingga menjadi 10,25, 15,05 dan 16,60 mg/l.
Penambahan hidrogen peroksida 35 % sebanyak 0,27 1/ atau lebih diduga menyebabkan ikan menjadi lewat aktif (hy- peractive) dan telah teracun. Kelangsungan hidup benih ikan Mas-uji menurun pada perlakuan 0,27 dan 0,40 ml H202-35 %/, yaitu sebesar 88,89 dan 80,00 %. Kadar karbondioksida bebas, pH, amonia dan temperatur air tergolong layak bagi benih ikan Mas dan tidak dipengaruhi oleh penambahan hidrogen peroksida… | id |