View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemanasan dan radiasi ultraviolet terhadap Monodon baculovirus, virus patogen Udang Windu (Penaeus monodon Fab.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (9.565Mb)
      Date
      1995
      Author
      Ariyadi, Sugeng
      Alifuddin, Muhammad
      Rukyani, Ahmad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanasan dan radiasi ultraviolet terhadap proses infektifitas MBV dan untuk mengetahui cara penularan dan perkembangan infeksi MBV telah dilakukan selama 4 bulan dari bulan September sampai bulan Desember 1994. Uji penularan dilakukan di Pusat Studi Ilmu Kelautan (PSIK), IPB, Jakarta. Preparasi inokulum, preparasi histologi udang uji dan pemeriksaan infeksi MBV dilakukan di Laboratorium Kesehatan Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor, Bogor. Preparasi inokulum yang digunakan mengikuti Sano et al. (1985), yang diberi perlakuan inaktifasi dengan pemanasan pada suhu 40, 45, 50 dan 55 °C selama 30 menit dan radiasi ultraviolet selama 5, 10, 15 dan 20 menit. Udang uji ditularkan dalam 1 liter suspensi MBV perlakuan dan 10 ppm OTC melalui perendaman selama 6 jam. Kemudian dipelihara dalam wadah berisi 20 liter air laut dengan kepadatan 100 ekor/perlakuan. Udang uji disampling pada hari ke-0, 3, 6, 9, 12 dan 15 setelah penularan sebanyak 10 ekor/perlakuan. Pemeriksaan adanya infeksi MBV didasarkan atas pemeriksaan histologi mengikuti Lightner et al., 1983. Sebagai penunjang diamati suhu, salinitas, amonia, nitrit dan H₂S media selama masa pemeliharaan. Dari penelitian diketahui bahwa virus dapat tertular secara horizontal melalui proses perendaman terhadap larva udang. Dari pemeriksaan histologi terhadap jaringan hepatopankreas larva udang uji, tidak terdeteksi adanya infeksi virus MBV. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan yakni pemanasan dan radiasi ultraviolet tersebut menyebabkan virus MBV kehilangan infektifitasnya. Secara umum suhu (28-29 °C), salinitas (30-32%), amonia (0,005- 0,1 ppm), nitrit (0,32-2,55 ppm) dan H₂S (0-0,5 ppm) pada media pemeliharaan masih dalam kisaran normal untuk kehidupan larva udang (Villaluz, 1969; Wickins, 1976; Adisukresno, 1990).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140345
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2462]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository