| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Penyakit
Ikan, Balai Penelitian Ikan Air Tawar (Balitkanwar) Bogor, dari bulan Juli hingga September 1994. Biakan cendawan Aphanomyces diinokulasikan pada 3
macam media (GYA, FEA, dan FEGA) dengan tingkat kemasaman media (pH 5, 6, 7, 8, dan 9) diinkubasikan pada suhu 28°C.
Parameter yang diamati meliputi koloni (diameter, warna dan penyebaran), hifa (diameter dan sistem perca- bangan). Untuk mengetahui proses sporulasi, dilakukan penanaman Aphanomyces pada media cair (GY, FE, FEG), sedangkan untuk mengetahui kemampuan Aphanomyces dalam memproduksi enzim proteolytic dilakukan penanaman Aphano- myces pada media padat dengan penambahan Skim Milk (GYSMA, FESA dan FEGAS), pengamatan dilakukan selama 14 hari.
Seluruh data karakteristik Aphanomyces dianalisa secara deskriptif, sedangkan untuk diameter koloni diana- lisa menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dan diuji lanjut dengan Uji Wilayah Berganda Duncan.
Dengan menggunakan Uji Wilayah Berganda Duncan (dengan taraf uji 1%) perlakuan A (jenis media) maupun perlakuan B (tingkat kemasaman) memberikan pengaruh yang sangat nyata dengan pertumbuahn tertinggi dicapai oleh media GYA dengan pH 7. ... | id |