View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Hibrisida antara ikan nilem (Osteochilus hasselti C. V.) betina dengan ikan mas (Cyprinus carpio L.) Jantan

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (12.45Mb)
      Date
      1991
      Author
      Amran, Nata Djudin
      Sumantadinata, Komar
      Soewardi, Kadarwan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai bulan Nopember 1990 di Laboratorium Pengembangbiakan Ikan, Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan IPB, ga, Derma- Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan persilangan antara paren betina ikan nilem (Osteochilus hasselti C.V) dengan paren jantan ikan mas (Cyprinus carpio L.). Pada penelitian ini dilakukan dua kali percobaan. Masing-masing percobaan dilakukan dua macam perlakuan dan masing-masing perlakuan dilakukan tiga ulangan. perlakuan I Sebagai adalah perkawinan antara ikan nilem betina dengan ikan nilem jantan (kontrol nilem), sedangkan perla- kuan II adalah perkawinan antara ikan nilem betina dengan ikan mas jantan (hibrid nilem x mas). Paren betina ikan nilem yang digunakan berwarna merah dengan bobot rata-rata 125 gram. Paren jantan ikan nilem yang digunakan berwarna hitam kehijauan dengan bobot rata- rata 100 gram, sedangkan paren jantan ikan mas yang digu- nakan berwarna abu-abu dengan bobot rata-rata 400 gram. Akuarium penetasan dan pemeliharaan larva yang digunakan berukuran 20 setinggi 15 X 20 X 20 sentimeterkubik dan diisi air sentimeter. Larva-larva ikan diberi makan nauplii artemia salina secukupnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat perkemban- telur (DR), laju kelangsungan hidup embrio (SRE), gan derajat penetasan (HR) pada perlakuan kontrol nilem lebih besar dibandingkan dengan perlakuan hibrid nilem x mas (µ = 0,05). Larva-larva hibrid nilem x mas semuanya abnormal dan mati pada pengamatan 128 jam setelah pembuahan. Ciri-ciri larva hibrid nilem x mas abnormal adalah bentuk tubuhnya bengkok, pucat, selalu didasar dan tidak dapat makan. Larva-larva kontrol nilem juga didapatkan yang abnormal sebanyak lebih kurang 10 ekor dengan ciri-ciri yang sama dengan larva hibrid nilem x mas abnormal dan akhirnya larva kontrol nilem abnormal ini mati….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140068
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2462]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository