Show simple item record

dc.contributor.advisorSumantadinata, Komar
dc.contributor.advisorAffandi, Ridwan
dc.contributor.authorIgnatius Mulyadi A.
dc.date.accessioned2024-02-27T02:16:30Z
dc.date.available2024-02-27T02:16:30Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140046
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan penggunaan sperma ikan kowan pada ginogenesis ikan mas. Keberhasilan ginogenesis ini diharapkan dapat mempermudah identifikasi benih hasil ginogenesis. Pada penelitian ini digunakan induk ikan mas betina ras Majalaya berwarna hitam. Sperma diperoleh dari seekor induk ikan mas jantan berwarna kuning serta seekor induk ikan kowan berwarna abu-abu keperakan. Sperma ikan kowan diradiasi dengan 2 buah lampu ultraviolet 15 watt, berjarak 15 cm selama 3 menit. Perlakuan yang diberikan adalah kontrol normal, yaitu pencampuran telur ikan mas dengan sperma ikan mas. kontrol Hibrid yaitu pencampuran telur ikan mas dengan sperma ikan kowan yang tidak diradiasi dan tidak dilanjutkan dengan kejutan panas. Kontrol UV yaitu pencampuran telur ikan mas dengan sperma ikan kowan yang telah diradiasi selama 3 menit tanpa diikuti dengan kejutan panas, serta perlakuan waktu awal kejutan panas yaitu pencampuran telur ikan mas dengan sperma ikan kowan yang sudah diradiasi selama lanjutkan dengan kejutan panas 3,0 menit 40° C dengan dan diwaktu awal kejutan 2, 3, 4, 5 menit setelah pembuahan pada suhu dasar pembuahan 25° C. Keberhasilan proses ginogenesis diukur berdasarkan tingkat perkembangan telur (DR), tingkat kelangsungan hidup embrio (SR), jumlah embrio diploid ginogenetik (DG) dan jumlah embrio yang menunjukkan gejala haploid (HS), tingkat kelangsungan hidup larva berumur 7 hari (SRL-7) serta pengamatan meristik jumlah sisik pada linea lateralis (LL), jumlah jari-jari sirip punggung (D), dan jumlah jari-jari sirip anal (A). Hasil penelitian menunjukkan bahwa DR dan SR tertinggi didapatkan pada perlakuan kontrol normal yaitu sebesar 84,94 % dan 78,53%, hal ini menunjukkan bahwa kualitas telur yang digunakan bagus. DR terendah didapatkan pada perlakuan waktu awal kejutan panas 5 menit setelah pembuahan (23,78 %) serta SR terendah pada kontrol UV yaitu sebesar 11,46 %...dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPenggunaan sperma ikan kowan (Ctenopharynaogon idelia C.V.) pada ginogenesis ikan mas (Cyprinus carpio L.)id
dc.titlePenggunaan sperma ikan kowan (Ctenopharynaogon idelia C.V.) pada ginogenesis ikan mas (Cyprinus carpio L.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record