View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penampilan generasi pertama diploid ginogenetik meiotik dan mitotik ikan mas (Cyprinus carpio L.) Sinyonya Kuning

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (11.29Mb)
      Date
      1990
      Author
      Rahayuni, Evi
      Sumantadinata, Komar
      Soewardi, Kadarwan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penampilan ciri-ciri meristik dan morfometrik pola sisik dan warna serta stabilitas perkembangan generasi pertama diploid ginogenetik meiotik dan mitotik ikan mas. Pelaksanaannya dilakukan mulai bulan Juni sampai dengan Oktober 1989 di Laboratorium Pengembangbiakan Ikan Kolam Percobaan Babakan, Fakultas Perikanan IPB Bogor. Sperma yang digunakan berasal dari ikan mas dan tawes (Puntius javanicus Blkr.), sedangkan telur diperoleh dari ikan mas sinyonya berwarna kuning. Ikan uji yang digunakan adalah (1) hasil pembuahan biasa antara telur dan sperma ikan mas (K2N), (2) hasil pembuahan secara ginogenesis yakni pembuahan antara telur ikan mas dengan sperma ikan tawes yang telah diiradiasi dengan lampu UV dan kemudian 2, 3, 4 menit setelah pembuahan dilanjutkan dengan pemberian kejutan panas pada suhu 40°C selama 1,5 menit (G2N-meiotik) dan (3) dengan cara yang sama dengan (2) tetapi disini kejutan panas dilakukan 40,, 42, 44 menit setelah pembuahan (G2N-mitotik). Nilai peubah ciri meristik dan morfometrik dianalisis secara deskriptif dengan menghitung nilai rataan simpangan baku (SD), ragam (V) dan koefisien keragaman (x) (CV) dan dilanjutkan dengan uji F dan t-student (Steel and Torrie, 1981). Pola sisik dan warna dihitung berdasarkan persentase keberadaannya. Untuk stabilitas perkembangan dilakukan penghitungan jumlah individu asimetri dan abnormalitas serta fluktuasi asimetri (Leary et al., 1985). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kedua tipe G2N memiliki nilai rataan yang lebih rendah dari K2N untuk ciri meristik. Sedangkan untuk ciri morfometrik keturunan G2N memiliki nilai rataan yang lebih tinggi. Koefisien keragaman (CV) baik pada ciri meristik maupun morfometrik memperlihatkan nilai yang terbesar pada G2N-mitotik, terkecil pada K2N. Sedangkan G2N-meiotik mempunyai nilai yang berada diantara keduanya. Semua keturunan G2N memiliki pola sisik penuh (Scaled) dengan genotip SSnn…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139912
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2462]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository