Inventarisasi parasit protozoa dan metazoa pada phase berudu dan phase percil dari kodok lembu
View/ Open
Date
1986Author
Sukmajaya, Yade
Dana, Darnas
Sumantadinata, Komar
Suprayitno, Sri Hartati
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian yang telah dilakukan di Laboratorium Fa- kultas Perikanan IPB Darmaga dan Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi selama 2,5 bulan, dari tanggal 2 Agustus 1985 hingga 18 Oktober 1985, bertujuan untuk mendapatkan infor- masi mengenai parasit dari golongan protozoa dan metazoa yang dapat menginfeksi kodok lembu pada phase berudu dan phase percil. Disamping itu untuk mengetahui pengaruh perbedaan stadia terhadap infeksi dari parasit tersebut.
Dalam usaha budidaya, parasit memegang peranan penting untuk lebih diketahui, karena masalah parasit berhubungan erat sekali dengan tingkat kematian (mortalitas) dari ko- moditi yang diusahakan. Pada pembudidayaan kodok lembu, pengetahuan masalah parasit belum banyak diketahui hal ini disebabkan penelitian yang dapat menelusuri dan memberikan informasi mengenai parasit yang dapat menginfeksinya masih belum banyak dilakukan di Indonesia.
Parasit yang diketemukan menginfeksi phase berudu dan phase percil yang berasal dari bak-bak pemeliharaan Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi dan Fakultas Perikanan IPB Darmaga, dapat dikelompokan menjadi kelompok protozoa yang terdiri dari Trichodina sp, Epistilis sp, Opalina ranarum Nycthoterus cardiformis, Hexamita intestinalis, Giardia sp, Trichomonas batrachorum, Cepedea lancoelata, Zelleriela sp, Eimeria ranarum, Dermocystidium ranarum dan species A yang tidak teridentifikasi; kelompok termatoda yakni Rhabdias bufonis dan Diplodiscus temperatus; kelompok crustacea yakni Lernaea cyprinacaea dan Ergasilus sp serta kelompok Acanthochephala yakni Acanthochephalus ranae.
Frekwensi kejadian parasitisma untuk parasit yang di- ketemukan pada phase berudu pada umumnya tidak dipengaruhi oleh adanya perbedaan stadia yang ada. dalam phase tersebut (P>0,05) tetapi infeksi parasit tersebut sangat dipengaruhi oleh adanya perbedaan phase (P<0,05) hal ini disebabkan karena kedua phase yang ada dalam daur hidup kodok lembu menempati habitat yang sangat berbeda…dst
