Pengaruh tingkat pemberian makanan berkadar protein 35 persen sebesar 3, 6, 9 dan 12 persen dari bobot ikan terhadap pertumbuhan benih ikan lele ( Clarias batrachus L. ) pada padat penebaran awal 75 ekor per meter persegi
View/ Open
Date
1987Author
Yumniah, Dedeh Zaenab
Mokoginta, Ing
Hadiroseyani, Yani
Metadata
Show full item recordAbstract
Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang dilaksa- nakan dari tanggal 12 Juli sampai 28 Agustus 1987, di Kolam Percobaan Babakan Darmaga, Fakultas Perikanan, Bogor.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai tingkat pemberian makanan yang dapat meng- hasilkan pertumbuhan terbaik pada benih ikan lele (Clarias batrachus L.) dengan padat penebaran awal 75 ekor per meter persegi.
Ikan yang digunakan adalah benih ikan lele (Clarias batrachus L.) berumur 40 hari dengan bobot rata-rata 0,90 gram per ekor. Wadah penelitian yang digunakan yaitu bak- bak semen dengan ukuran 1,0 x 0,6 x 0,5 m³ yang diisi air setinggi 25 cm. Untuk mempertahankan kualitas air setiap wadah dilengkapi dengan filter sistem double bottom dengan menggunakan pasir sebagai filter, dan setiap pagi hari dilakukan penyiponan.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Keempat perlakuan tersebut adalah tingkat pemberian makanan sebesar 3, 6, 9 dan 12 persen bobot ikan per hari.
Makanan yang diberikan adalah makanan buatan dengan kadar protein 34,89 persen. Frekuensi pemberian makanan tiga kali sehari, yaitu pukul 08.00, 13.00 dan 18.00. Penyesuaian makanan dilakukan sepuluh hari sekali setelah penimbangan ikan.
Dari penelitian ini diperoleh nilai laju pertumbuhan harian tertinggi (3,90 persen) pada pemberian makanan 9. persen bobot ikan per hari, diikuti oleh pemberian makan- an 6 persen yaitu 3,58 persen, kemudian pemberian makanan 12 persen yaitu 3,42 persen, dan pemberian makanan 3 per- sen yaitu 2,54 persen. Dari uji polinomial orthogonal diperoleh persamaan Y = 0,7336 + 0,7279 X 0,0420 x², laju pertumbuhan harian individu maksimum sebesar 3,89 persen diduga dicapai pada pemberian makanan 8,66 persen bobot ikan per hari…dst
