Show simple item record

dc.contributor.advisorSetiadi, Yadi
dc.contributor.advisorFakuara Ts, Yahya
dc.contributor.authorBolu, Wa Ode Hamsinah
dc.date.accessioned2024-02-20T07:18:53Z
dc.date.available2024-02-20T07:18:53Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139208
dc.description.abstractHutan Tanaman Industri (HTI) diperlukan untuk merehabilitasi tanah-tanah kritis dan untuk memenuhi kebutuhan kayu masyarakat padamumnya dan industri pada khususnya. Namun seringkali reboisasi atau permudaan mengalami kegagalan akibat kondisi lahan yang miskin unsur hara, masam, kering dan ketidakmampuan anakan beradaptasi dengan lingkungan yang marginal tersebut. Dua pendekatan ekologis yang digunakan untuk mengatasi kendala lahan yang demikian adalah strategi pemilihan jenis dan pengadaan bibit yang berkualitas baik, dalam jumlah yang cukup dan waktu yang tepat. Aplikasi bioteknologi dalam hal ini dapat digunakan untuk menunjang berhasilnya HTI. Paraserianthes falcataria sebagai salah satu jenis terpilih dalam reboisasi dan HTI merupakan jenis yang cukup komersil yang pantas untuk dikembangkan. Diketahui bahwa pada perakaran P. falcataria terdapat bintil akar yang merupakan bentuk ikatan simbiosisnya dengan bakteri Rhizobium. Bakteri ini sangat membantu dalam pengikatan nitrogen dari udara sehingga tersedia bagi tanaman.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest managementid
dc.titlePengaruh evakulasi VA mikoriza dan Rhizobium terhadap pertumbuhan semai Paraserianthes falcataria (L) Nilsenid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordHutan Tanaman Industriid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record