Show simple item record

dc.contributor.advisorWardoyo, Supomo T. H.
dc.contributor.advisorSuwandi, Edy
dc.contributor.authorFuad
dc.date.accessioned2024-02-15T01:41:50Z
dc.date.available2024-02-15T01:41:50Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138555
dc.description.abstractPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan Multibakteria "Argon" untuk mengelola kualitas air. Dimana parameter yang dipantau meliputi : Fisiko-Kimia Air dan perubahan yang terjadi terutama terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan udang windu (Penaeus monodon Fab.). Penelitian ini berlangsung dari bulan April sampai akhir Mei 1990, selama 60 hari. Ber- tempat di Laboratorium PT. Indotama Kencana Makmur yang dibantu oleh Laboratorium Water Pollution BIOTROP, Bogor. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dosis, berdasarkan berat "Argon" dimana Ar-0 sebagai kontrol, Ar-1 dosis 20 kg/ha, Ar-2 dosis 40 kg/ha, Ar-3 dosis 60 kg/ha dengan masing- masing 3 ulangan. Pemantauan Fisiko-Kimia Air meliputi: suhu, salinitas, oksigen terlarut, pH, NH3-N, NO2-N, NO3-N, H2S- S dan Tом. Sedangkan parameter biologi yang diamati adalah perobahan berat dan jumlah udang. Berdasarkan hasil penelitian, didapat bahwa pemberian Multibakteria "Argon", kondisi kualitas air akan semakin baik untuk H₂S-S, tetapi tidak berpengaruh terhadap suhu, salinitas, oksigen terlarut, pH, NH3-N, NO2-N,NO3-N dan Tом. Hasil uji sidik ragam terhadap pertumbuhan hewan uji didapat perbedaan yang nyata (P < 0,01). Laju pertumbuhan tertinggi pada Ar-1 dan terendah pada Ar-0 Kurva respon pemberian "Argon" adalah kuadratik dengan konsentrasi 27 kg/ha memberikan kondisi kualitas air yang baik untuk mencapai laju pertumbuhan yang maksimum. Kelangsungan hidup tertinggi pada Ar-1, Ar-2 dn Ar-3 yaitu 91,1 % dan terendah pada perlakuan kontrol (Ar-0) yaitu 81,1 %. Hasil sidik ragam arcsin V persen kelangsungan hidup udang windu didapat perbedaan yang nyata (P < 0,01). Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa pemberian Multibakteria "Argon" kondisi kualitas air akan semakin baik untuk H₂S-S. Kondisi lingkungan yang baik untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang windu didapat pada perlakuan Ar-1. Pemberian Multibakteria "Argon" sebanyak 27 kg/ha merupakan jumlah yang disarankan untuk diterapkan pada awal pemeliharaan udang windu…id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcUjiid
dc.subject.ddcbioaktifitas multibakteria "ARGON" sebagai pengendali kualitas air media budidaya udang windu (Penaeus monodon Fab.)id
dc.titleUji-bioaktifitas multibakteria "ARGON" sebagai pengendali kualitas air media budidaya udang windu (Penaeus monodon Fab.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record