View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penggunaan silase darah dan tepung darah sebagai pengganti tepung ikan dalam makanan buatan terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias batrachus Linn.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (15.41Mb)
      Date
      1990
      Author
      Koryanti R., Dewi
      Djokosetiyanto, D.
      Mokoginta, Ing
      Djajasewaka, Hidayat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan silase darah masak, silase darah mentah dan tepung darah sebesar 14 % sebagai pengganti tepung ikan dalam makanan buatan terhadap pertumbuhan ikan lele (Clarias batrachus Linn.). Penelitian ini dilakukan di usaha peternakan ikan lele yang terletak di Desa Jati Mekar, Kecamatan Jati Asih, Pondok Gede, Kabupaten Bekasi, mulai tanggal 7 Februari sampai dengan 20 April 1989. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut adalah pemberian makanan yang mengandung : tepung ikan (perlakuan A), silase darah masak (perlakuan B), silase darah mentah (perlakuan C) dan tepung darah (per lakuan D) dengan sumbangan protein masing-masing perlaku- an sebesar 12 %. Ikan uji yang digunakan adalah ikan lele yang mempunyai bobot rata-rata awal antara 2,99 - 3,01 gram/ekor dengan padat penebaran 70 ekor per wadah. Wadah penelitian berupa bak beton dengan ukuran pan- jang 1,3 m, lebar 1,2 m dan tinggi 0,5 m. Tiap-tiap wadah diisi dengan air sumur dengan ketinggian sekitar 18 cm dan diberi penutup plastik berwarna hitam. Untuk menjaga kualitas media agar tetap layak dilakukan penyiphonan setiap 2 hari sekali dan tiap 2 minggu sekali air diganti seba- nyak 100 %. Makanan yang digunakan berupa pellet berben tuk remah dengan kadar protein sebesar 33% (bobot kering). Makanan diberikan 3 kali sehari yaitu pada pukul 07.00 12.00 dan 17.00 WIB sebanyak 3,0 3,5 % dari bobot total ikan per hari. Penimbangan bobot total ikan dan penghitungan jumlah ikan per wadah dilakukan setiap 2 minggu sekali. Sedangkan pengukuran kualitas air dilakukan pada awal dan akhir penelitian…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138407
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2462]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository