Pengaruh kepadatan telur udang windu (Penaeus monodon F.) terhadap derajat penetasan
View/ Open
Date
1990Author
Wasiyanto, Aris
Raswin, M. M.
Hadiroseyani, Yani
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh kepadatan telur udang windu terhadap derajat penetasan, dan di- laksanakan di pembenihan P.T. Putra Bakti di Cilacap Jawa Tengah, pada bulan September sampai bulan Oktober 1989.
Di dalam Penelitian ini digunakan rancangan acak leng- kap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu perlakuan A dengan. kepadatan telur 250 butir per liter, perlakuan B dengan 500 butir per liter, perlakuan C dengan 750 butir per li- ter, dan perlakuan D dengan 1000 butir per liter, serta setiap perlakuan dengan empat ulangan. Induk yang diguna- kan berasal dari laut, tanpa ablasi mata. Bobotnya sebe- sar 200 gram. Wadah penelitian yang digunakan adalah co- rong penetasan yang mempunyai tinggi 0,40 m serta garis tengahnya sebesar 0,25 m. Pengambilan larva dan telur yang tidak menetas dilakukan lima belas jam setelah pe- mijahan. Parameter yang diamati dan diukur adalah derajat penetasan telur dan kualitas air.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, ternyata bahwa derajat penetasan tertinggi diperoleh pada perlakuan A se- besar 71,25%, kemudian menyusul perlakuan B sebesar 61,15%, perlakuan C sebesar 58,24%, perlakuan D sebesar 42,58%.
Perlakuan kepadatan telur memberikan pengaruh yang berbeda terhadap derajat penetasan pada taraf kepercayaan 99%. Untuk melihat hubungan antara kepadatan dengan derajat penetasan digunakan analisa regresi. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 73,58 - 0,0075 X -0,00002 x2….
