Pengaruh pengendalian awal pakan alami dengan diazinon 60 EC dan pemberian pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan betutu, Oxyeleotris marmorata (Blkr.) pada kolam yang dipupuk
View/ Open
Date
1991Author
Susanto, Grace Handayani
Sumawdjaja, Kusman
Effendi, Irzal
Metadata
Show full item recordAbstract
Percobaan ini dilaksanakan di Kolam Percobaan Babakan, Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor, dari tanggal 3 Pebruari sampai dengan 10 Maret 1991. Percobaan bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengendalian awal pakan alami dengan Diazinon 60 EC dan pemberian pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan betutu, Oxyeleotris marmorata (Blkr.), yang dipelihara pada kolam yang dipupuk.
Wadah yang digunakan berupa hapa bermata jaring 0,8 mm sebanyak 24 buah (12 buah untuk percobaan, 12 buah untuk stok) berukuran 75 x 45 x 60 cm. Hapa-hapa tersebut ditempatkan dalam kolam berukuran 2,00 x 4,28 x 0,64 m sebanyak 4 buah, setiap kolam berisi 6 hapa (3 buah untuk percobaan, 3 buah untuk stok) serta diberi tutup. Air dipertahankan setinggi 47- 50 cm dan diaerasi.
Ikan yang digunakan adalah ikan betutu berukuran 10,7 12,7 mm, berumur 20 hari dengan bobot rata-rata 17,6 mg serta dipelihara pada kepadatan 505 ekor/m².
Percobaan berfaktor ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap 2 X 2 dengan 3 ulangan. Sebagai perlakuan adalah pemberian Diazinon 60 EC + pakan buatan, Diazinon 60 EC, pakan buatan serta kontrol (tanpa Diazinon 60 EC dan tanpa pakan buatan).
Pemupukan dengan urea, TSP dan kotoran ayam dilakukan 12 hari sebelum penebaran ikan masing-masing sebanyak 10, dan 250 g/m². Setelah dipupuk, Diazinon 60 EC sebanyak 5 15, ppm segera dimasukkan ke dalam kolam secara merata. Pakan buatan yang lolos dari saringan 670 µm diberikan sebanyak 15 % dari bobot biomas ikan per hari. Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari yaitu 30, 30 dan 40 % dari jumlah pakan per hari, masing-masing pada pukul 10.00, 14.00 dan 18.00 serta penyesuaian pakan dilakukan 6 hari sekali.
Peubah yang diukur adalah laju pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup. Sebagai data penunjang diukur preferensi pakan dan fisika-kimia air…dst
