Pengaruh berbagai tingkat pemberian pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup pascalarva udang windu (Penaeus monodon Fab.)
View/ Open
Date
1989Author
Suprayudi, Muhammad Agus
Mokoginta, Ing
Harris, Enang
Triwibowo, Aries
Metadata
Show full item recordAbstract
milik 126
Penelitian ini dilaksanakan di PT HUMPUSS (sekarang PT Rawasa), pada bulan November 1988 Januari 1989 dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pemberian pakan sebanyak 50, 100, 150, 200 dan 250 persen dari bobot badan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang windu pada tahap pendederan.
Udang yang digunakan adalah udang windu PLg dengan panjang awal rata-rata 8,01 mm dan berat awal rata-rata 1.2 mg dipelihara dengan kepadatan 10 ekor/liter atau 350 ekor/wadah. Wadah yang digunakan styrofoam yang berukuran 47,0 x 32,0 x 32,0 cm³. Volume air wadah 35 liter. Setiap hari dilakukan pergantian air sebanyak 30% dari volume dan penyiponan. Makanan yang digunakan berupa campuran kerang (Meritrix meritrix) dan rebon (Acetes sp.) dalam bentuk pasta dengan perbandingan 65: 35. Pakan diberikan empat kali sehari yaitu pukul 06.00, 12.00, 18.00 dan 24.00.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan setiap perla- kuan diulang tiga kali. Adapun perlakuan tersebut adalah pemberian pakan sebanyak 50, 100, 150, 200 dan 250% bobot udang.
Hasil yang didapat untuk kelangsungan hidup dari per- lakuan pemberian pakan sebanyak 50, 100, 150, 200 dan 250% dari bobot udang adalah berturut-turut sebesar 37,14; 51,71; 67,22; 61,43 dan 40, 43 persen. Analisis ragan ine- nunjukkan bahwa setiap perlakuan memberi pengaruh yang nyata terhadap kelangsungan hidup (pada taraf kepercayaan 99%). Selanjutnya dari analisis polinomial orthogonal ke- langsungan hidup didapatkan kurva yang berbentuk kuadratik dengan persamaan garis Y = 0,8866 + 0,8221X 0,00264x2. - Berdasarkan perhitungan dari kurva tersebut maka diduga tingkat kelangsungan hiidup maksimal dicapai pada tingkat pemberian pakan sebesar 155.70% yaitu 64.8870%.
Berat mutlak yang didapat selama penelitian adalah 4,52; 4.55; 4,56; 4,61 dan 4,35 mg. Sedangkan pertumbuhan panjang mutlak yang didapat adalah 4,17; 4,34; 4,62; 4,44 dan 4,41 min. Baik pertumbuhan panjang mutlak maupun berat mutlak tidak memperlihatkan perbedaan yang nyata secara statistik (pada taraf kepercayaan 95%)…dst
