Jenis-jenis bakteri yang diisolasi dari darah anak ikan lele (Clarias batrachus L.) di Depok dan Cijeruk
View/ Open
Date
1989Author
Widyastuti, Budi
Angka, Sri Lestari
Bastiawan, Dayat
Metadata
Show full item recordAbstract
Ikan lele merupakan salah satu komoditi perikanan yang penting. Tingkat kematian benihnya cukup tinggi, sekitar 50-60%. Salah satu penyebab kematiannya adalah penyakit. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas dan Pseudomonas sp. banyak dijumpai menyerang ikan lele. Bakteri tersebut biasanya terdapat menyebar mengikuti peredaran darah. Terjadinya penyakit sangat dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak menguntungkan. Lingkungan itu sendiri secara tidak langsung dipengaruhi oleh ketinggian suatu tempat dari permukaan laut. Oleh karena itu dilakukan penelitian identifikasi bakteri penyebab penyakit dengan lokasi di Depok mewakili dataran rendah dan Cijeruk mewakili dataran tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan jumlah isolat bakteri yang diisolasi dari darah anak ikan lele.
Benih ikan lele yang digunakan berasal dari pembenih- an Sub BBPAT, Depok. Jumlah benih yang diperiksa adalah 150 ekor, terdiri dari 75 ekor ikan contoh asal Depok dan 75 ekor asal Cijeruk. Pemeriksaan dilakukan setiap minggu, dilakukan selama 5 minggu, dengan mengambil 15 ekor ikan contoh pada setiap tempat dan setiap pengamatan. Pemeriksaan ikan dilakukan secara visual untuk melihat adanya ke- lainan pada tubuh ikan. Identifikasi bakteri dilakukan menurut metoda Bullock, et al. (1971) dan McDaniel (1979). Pengukuran kualitas air yaitu: suhu, oksigen terlarut, PH, CO₂ bebas dan amoniak (NH4-N), dilakukan setiap minggu, 2 sebagai data penunjang.
Dari hasil pemeriksaan ikan contoh selama penelitian menunjukkan pada tubuh ikan tidak terlihat adanya kelainan secara visual. Jenis-jenis bakteri yang diisolasi dari Depok dan Cijeruk sama, yaitu: Enterobacteriaceae, Flavo- bacterium sp., Vibrio sp., Streptococcus sp., Pseudomonas sp. dan Aeromonas hydrophila.
Enterobacteriaceae, Flavobacterium sp. dan Vibrio sp. dapat diisolasi dari hampir setiap pengamatan. Bakteri- bakteri ini merupakan jumlah yang dominan di Depok dan Ci- jeruk. Sedangkan Streptococcus sp., Pseudomonas sp. dan Aeromonas hydrophila hampir tidak diketemukan pada setiap pengamatan.
Dari jumlah isolat yang didapatkan selama penelitian menunjukkan jumlah isolat bakteri Vibrio sp. lebih banyak didapatkan di Cijeruk, sedangkan Aeromonas hydrophila le- bih banyak didapatkan di Depok…dst
