| dc.contributor.advisor | Sukma, Dewi | |
| dc.contributor.advisor | Aisyah, Syarifah Iis | |
| dc.contributor.advisor | Syukur, Muhamad | |
| dc.contributor.author | Nirwanto, Wahyu | |
| dc.date.accessioned | 2024-01-31T00:01:10Z | |
| dc.date.available | 2024-01-31T00:01:10Z | |
| dc.date.issued | 2024-01-30 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136769 | |
| dc.description.abstract | Marigold merupakan tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi
di Indonesia terutama di Bali tetapi keragaman warna bunganya masih terbatas
berkisar warna kuning hingga oranye. Pemuliaan konvensional memiliki
keterbatasan dalam meningkatkan variasi warna bunga sehingga untuk mengatasi
hal tersebut perlu dilakukan pendekatan bioteknologi antara lain melalui genome
editing. Penelitian ini dilakukan dengan transformasi genetika menggunakan
teknologi CRISPR/Cas9 yang menargetkan gen Phytoene Synthase (PSY) yang
berperan penting dalam biosintesis karotenoid sehingga tidak berfungsinya gen PSY
dapat menghilangkan senyawa karotenoid. Eksplan daun digunakan sebagai
eksplan untuk transformasi yang diperantarai oleh bakteri Agrobacterium
tumefaciens strain EHA105 yang telah disisipi CRISPR/Cas9-gRNA-PSY.
Penelitian transformasi genetik dan genome editing berkaitan dengan regenerasi
tanaman dalam kultur jaringan. Informasi awal mengenai jenis eksplan, komposisi
media dan metode regenerasi yang sesuai diperlukan untuk meningkatkan efisiensi
transformasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi komposisi media
regenerasi dan jenis eksplan yang sesuai dan mendapatkan tanaman putatif
transgenik marigold yang mengandung CRISPR/Cas9-gRNA-PSY dalam upaya
modifikasi warna bunga sehingga dapat menghasilkan bunga berwarna putih.
Percobaan regenerasi tanaman marigold melalui organogenesis dilakukan
menggunakan tiga tipe eksplan dengan komposisi media yang berbeda. Eksplan
kotiledon merupakan eksplan yang paling responsif bila dibandingkan dengan
eksplan daun dan hipokotil. Media terbaik untuk regenerasi diperoleh pada
kombinasi konsentrasi media 0,5 ppm IAA dan 7 ppm BAP. Persentase tunas yang
dihasilkan sebesar 66,7% dengan rata-rata jumlah tunas 6,1. Penggunaan sitokinin
TDZ mampu mengurangi akar adventif yang terbentuk dari kalus yang berasal dari
daun.
Percobaan transformasi menghasilkan 8 tanaman putatif transgenik T. erecta
dari genotipe Sudalama Oranye. Efisiensi transformasi yang dihasilkan adalah 1%
pada marigold genotipe MG04 dan 15,25% pada marigold genotipe Sudamala
Oranye. Efisiensi regenerasi sebesar 0% pada marigold genotipe MG04 dan 13,11%
pada marigold genotipe Sudamala Oranye. Hasil analisis PCR menggunakan primer
NPTII dengan ukuran 577 bp menunjukkan 2 dari 8 tanaman putatif transforman
positif mengandung gen NPTII. Pengamatan fenotipik menunjukkan adanya
perbedaan antara tanaman kontrol (wild type) dan transforman. Seluruh bagian
tanaman kontrol berwarna hijau, sedangkan tanaman transforman menunjukkan
fenotipe mulai dari sebagian hijau albino hingga seluruhnya albino. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | id |
| dc.title | Genome Editing Gen Phytoene Synthase (PSY) dengan Teknologi CRISPR/Cas9 pada Marigold (Tagetes erecta L.) | id |
| dc.title.alternative | Genome Editing of Phytoene Synthase (PSY) Genes with CRISPR/Cas9 Technology in Marigold (Tagetes erecta L.) | id |
| dc.type | Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Agrobacterium tumefaciens | id |
| dc.subject.keyword | CRISPR/Cas9 | id |
| dc.subject.keyword | karotenoid | id |
| dc.subject.keyword | marigold | id |
| dc.subject.keyword | transformasi genetik | id |