Pengaruh pemberian pakan dengan kadar vitamin E berbeda pada kadar asam lemak n-3/n-6 tetap 1:2 terhadap penampilan reproduksi ikan zebra brachydanio rerio betina prasalin
View/ Open
Date
2005Author
Nurjanah, Nurul
Utomo, Nur Bambang Priyo
Setiawati, Mia
Metadata
Show full item recordAbstract
Dalam kegiatan budidaya salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah keterbatasan ketersediaan benih yang berkualitas. Benih yang berkualitas dapat dihasilkan oleh induk yang berkualitas. Salah satu perbaikan kualitas induk yaitu melalui pakan.
Vitamin E merupakan salah satu komponen nutrien pakan yang berperan penting dan dibutuhkan untuk reproduksi juga berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah oksidasi pada asam lemak. Selama pematangan gonad, dosis vitamin E di dalam pakan akan bergantung kepada kandungan asam lemak esensial yang ada pada pakan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang mengandung dosis vitamin E 325, 375, 425 dan 475 mg/kg pada pakan dengan kadar asam lemak n-3 dan n-6 1: 2 terhadap penampilan reproduksi ikan zebra Brachydanio rerio betina pra salin.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2005 di Laboratorium Nutrisi Ikan, Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Ikan zebra yang digunakan sebagai calon induk berumur 29 hari pra salin dengan ukuran rata-rata bobot tubuh 0.1889 g dipelihara dalam 12 akuarium berukuran 50x40x35 cm. Kepadatan awal tiap akuarium adalah 60 ekor. Setelah 4 minggu dilakukan sampling pemisahan antara jantan dan betina sehingga kepadatan menjadi 25 ekor ikan betina per akuarium. Pakan uji diberikan sebanyak 4 kali sehari secara at satiation pada jam 07.00, 11.00, 14.00 dan 17.00 WIB. Setiap 14 hari sekali dilakukan pengamatan tingkat perkembangan gonad masing-masing perlakuan melalui penimbangan bobot gonad dan histologi gonad untuk mengetahui GSInya. Setelah 45 hari masa pemeliharaan, dilakukan pemindahan induk ke akuarium lain yang berukuran 15x15x20 cm untuk dilakukan pemijahan dengan rasio jantan dan betina 1:1. Induk betina tetap dipelihara dan diberi pakan perlakuan selama 15 hari untuk mengetahui Gonado Somatik Indeks salin (GSIs).
Parameter yang diamati adalah fekunditas, gonado somatik indeks, gonado somatik indeks salin, derajat pembuahan telur, derajat tetas telur, kelangsungan hidup larva dan laju pertumbuhan relatif.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Ada tidaknya pengaruh perlakuan terhadap parameter uji digunakan analisis ragam dengan tingkat kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan uji Duncan. ...
