| dc.description.abstract | Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) adalah sebuah kawasan yang berfungsi untuk melindungi dan melestarikan sumberdaya alam yang terkandung di dalamnya, tempat pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan wahana untuk wisata alam. Disamping itu juga mempunyai fungsi konservasi tanah, air dan udara, sebagai pengendali erosi dan banjir serta mempunyai fungsi sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan.
Kondisi TNKS yang sangat luas, 1.484.650 Ha, dengan tenaga pengawas yang sangat terbatas menyebabkan sulitnya menekan tingkat perambahan hutan oleh masyarakat untuk mengambil dan memanfaatkan sumberdaya alam yang terdapat di dalam kawasan. Di satu sisi masyarakat tersebut belum optimal dalam memanfaatkan sumberdaya alam di luar kawasan.
Desa Rantau Kermas, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Sarolangun Bangko, Propinsi Jambi, merupakan salah satu desa yang berbatasan dan berinteraksi dengan TNKS. Penyerobotan lahan TNKS, pembukaan ladang di lahan yang mempunyai kelerengan terjal masih sering terjadi. Rotan, sebagai salah satu sumberdaya alam hutan non kayu sudah dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Rantau Kermas, tetapi mereka belum mengetahui berapa potensi rotan yang boleh diambil.
Sistem Informasi Geografi (SIG) dapat digunakan untuk menyimpan, mengolah dan menganalisis data kondisi dan potensi sumberdaya alam di sekitar TNKS. Hasil analisis dapat digunakan sebagai alat bantu pengambilan keputusan...dst | id |