Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwandari, Heru
dc.contributor.authorLathifah, Rizqa
dc.date.accessioned2024-01-14T23:57:59Z
dc.date.available2024-01-14T23:57:59Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134605
dc.description.abstractPelaksanaan pengadaan tanah menyebabkan pihak terdampak kehilangan atau kekurangan akses terhadap tanah. Tanah merupakan salah satu modal nafkah yang penting dalam menjaga kestabilan penghidupan sebuah rumah tangga. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perubahan pemanfaatan modal nafkah dan strategi penghidupan yang dialami oleh pihak terdampak pasca pengadaan tanah. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 33 pihak terdampak yang memiliki mata pencaharian sebagai pedagang. Penelitian ini menggunakan uji hubungan dengan metode tabulasi silang dengan menguji hubungan karakteristik rumah tangga pedagang dan karakteristik pihak terdampak dengan perubahan modal nafkah akibat pengadaan tanah. Dilakukan pula uji tabulasi silang antara perubahan modal nafkah dengan strategi penghidupan pihak terdampak pasca pengadaan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal alam cenderung menurun, modal fisik cenderung meningkat, dan modal manusia cenderung tetap. Modal finansial dan modal sosial cenderung kurang dimanfaatkan oleh rumah tangga pedagang. Diversifikasi nafkah menjadi strategi penghidupan yang dominan dimanfaatkan oleh pihak terdampak.id
dc.description.abstractThe implementation of land acquisition causes affected parties to lose or lack access to land. Land is one of the important livelihood capital in maintaining the stability of a household's livelihood. The purpose of this study is to analyze the changes in livelihood capital and livelihood strategies experienced by the affected parties after land acquisition. The research method is quantitative method using questionnaires. The number of respondents in this study was 33 affected parties who have livelihoods as traders. This study uses cross tabulation method by examining the relationship between the characteristics of trader’s households and the characteristics of affected parties with changes in livelihood capital due to land acquisition. A cross tabulation test was also conducted between changes in livelihood capital and livelihood strategies of the affected parties after land acquisition. The results show that natural capital tend to declined, physical capital tend to increased, and human capital not changed.Financial capital and social capital tend to be underutilized by trader households. Livelihood diversification is the dominant livelihood strategy utilized by the affected parties.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerubahan Modal Nafkah Pedagang Akibat Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Tolid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordLand Acquisitionid
dc.subject.keywordLivelihood Capitalid
dc.subject.keywordLivelihood Strategyid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record