| dc.description.abstract | Tujuan penelitian ini adalah pertama menganalisis bagaimana nilai-nilai komunitarian dibangun dalam proses penerapan teknologi tepat guna. Kedua, C menganalisis dan merumuskan pembelajaran sosial dibangun melalui penerapan teknologi tepat guna dalam mengkonstruksi proses Adaptive Collaborative
Management.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus, untuk mengetahui proses penerapan teknologi tepat guna kepada komunitas di Desa Cihideung Ilir, Desa Cikarawang dan Kelurahan Situ Gede. Metode yang digunakan dalam penelitian ini wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Wawancara mendalam dilakukan dengan berbagai informan yang terdiri dari keterwakilan pihak pemerintah, swasta dan komunitas).
Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa para pemangku kepentingan (pihak luar) kurang menghargai nilai-nilai komunitarian dalam proses penerapan teknologi tepat guna. Kecenderungan tersebut mengakibatkan teknologi yang sedang diterapkan menjadi "tepat guna" hanya dimiliki oleh salah satu pihak stakeholders saja. Dalam penelitian ini juga diceritakan bagaimana proses penerapan teknologi tepat guna dari mulai inisiasi hingga implementasi dan kemudian dianalisis sesuai dengan kadar ketepatgunaan teknologi. Selain itu, peneliti juga menemukan berbagai macam nilai-nilai komunitarian yang dapat mempengaruhi proses penerapan teknologi tepat guna. ... | id |