Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Kader dalam Penanganan Stunting di Desa Pabuaran Kabupaten Bogor
Abstract
Kader posyandu merupakan ujung tombak utama dalam memasyarakatkan pengetahuan mengenai
kesehatan, salah satunya terkait isu stunting. Seorang kader yang baik dapat tercermin dari kinerjanya.
Akan tetapi, beberapa penelitian menunjukkan kinerja kader masih rendah. Tujuan penelitian ini
adalah (1) mendeskripsikan tingkat kinerja kader posyandu dalam penanganan stunting, dan (2)
menganalisis hubungan karakteristik kader, kualitas pelatihan, kompetensi komunikasi interpersonal,
dan motivasi dengan kinerja kader dalam penanganan stunting. Penelitian ini menggunakan metode
sensus dengan pendekatan kuantitatif dan didukung data kualitatif dengan responden sebanyak 36
orang kader posyandu di Desa Pabuaran, Kabupaten Bogor yang diambil secara sensus. Hasil
penelitian menunjukkan tingkat kinerja kader posyandu dalam penanganan stunting berada pada
kategori sedang. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pekerjaan, lama menjadi kader, tingkat
pengetahuan, intensitas pelatihan, kompetensi komunikasi interpersonal, dan motivasi ekstrinsik
berhubungan nyata dengan kinerja kader posyandu dalam penanganan stunting. Posyandu cadres are the main spearhead in disseminating knowledge about health, one of them is
the issue of stunting. A good cadre can be reflected from their performance. However, several studies
have shown that the performance of cadres is still low. The purpose of this study are to (1) describe
the performance level of posyandu cadres in handling stunting, and (2) analyze the relationship
between cadre characteristics, training, interpersonal communication competence, and motivation
with cadres' performance in handling stunting. This study used a census method with a quantitative
approach and supported by qualitative data with 36 posyandu cadres in Pabuaran Village, Bogor
Regency who were taken by census. The results of the study show that the performance level of
posyandu cadres in handling stunting is in the moderate category. This study also shows that job,
years of service, level of knowledge, training intensity, interpersonal communication competence,
and extrinsic motivation are significantly related to the performance of posyandu cadres in handling
stunting.
