View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Communication and Community Development
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Human Ecology
      • UT - Communication and Community Development
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pembangunan pertanian dan perubahan kelembagaan ekonomi dalam komunitas pedesaan: studi kasus Kampung Pasarlangu, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua,Kabupaten Bandung,Propinsi Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      fultext (9.660Mb)
      Date
      2007
      Author
      Achmad, Putrina Setyawenda
      Agusta, Ivanovich
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      PB U Pembangunan merupakan perubahan dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat yang modern. Modernisasi tersebut dapat terjadi dalam lingkup pertanian. Hal ini yang menyebabkan adanya modernisasi dalam hal teknologi pertanian dan juga pemasaran. Modernisasi yang dibawa dalam suatu pembangunan dihadapkan kepada komunitas pedesaan melalui pemerintah dan juga pihak industriawan atau pihak swasta. Globalisasi menyebabkan meningkatnya perdagangan bebas, dan menyebabkan terbukanya petani kepada lingkungan yang lebih luas, yaitu lingkungan di luar Negara Indonesia. Terbukanya petani dengan lingkungan luar negeri mengharuskan petani beradaptasi dengan teknologi yang selalu berubah-ubah, dan harus mengikuti arus perdagangan bebas yang didominasi oleh penetapan hak paten, standarisasi kualitas komoditas pertanian, dan penyesuaian nilai mata uang. Kemajuan teknologi dan terbukanya hubungan dengan lingkungan luar merupakan hal yang dianggap baik. Namun di sisi lain, kelemahan masih terdapat pada petani dan komunitas desa. Kelemahan tersebut antara lain, lalainya petani dalam hal pemakaian teknologi, misalnya pemakaian pupuk yang melebihi batas. Selain itu kurangnya pendanaan bagi petani untuk mengembangkan teknologi. Hal ini menyebabkan petani di negara sedang berkembang tidak dapat mengikuti persaingan dalam perdagangan bebas. Pemakaian pupuk yang berlebih menyebabkan kualitas produksi pertanian berkurang, di mana pada akhirnya produk pertanian petani tidak diterima di luar negeri. Kurangnya pendanaan menyebabkan petani tergantung akan teknologi luar negeri. Sedangkan perubahan teknologi terjadi dalam waktu yang cepat. Seperti yang dinyatakan oleh Sunario dan Susanto (1999) bahwa masyarakat di negara sedang berkembang tertatih-tatih dalam mengejar kecepatan modernisasi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/129904
      Collections
      • UT - Communication and Community Development [2313]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository