Pengaturan Hasil Berdasarkan Jumlah Pohon pada Hutan Alam Bekas Tebangan di Provinsi Maluku
Abstract
Beragamnya struktur tegakan hutan alam bekas tebangan, mengharuskan pengaturan hasil menggunakan pendekatan secara khusus, yaitu dengan memperhatikan karakteristik tegakannya. Informasi mengenai karakteristik struktur tegakan dan dinamika struktur hutan alam bekas tebangan sangat dibutuhkan dalam menduga struktur tegakan hutan masa yang akan datang guna penyusunan rencana pengelolaan hutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh model dugaan dinamika struktur tegakan yang kemudian digunakan sebagai dasar untuk pengaturan hasil tebangan. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk mencapai struktur tegakan siap tebang pada rotasi berikutnya sangat tergantung pada intensitas tebangan yang diterapkan, semakin tinggi intensitas tebangan yang diterapkan semakin panjang jangka waktu yang dibutuhkan untuk mencapai struktur tegakan siap tebang pada rotasi berikutnya. Penurunan batas diameter ditebang dari 50 cm ke atas menjadi 40 cm ke atas dapat memperpendek rotasi tebang. Selain itu, juga dapat meningkatkan volume hasil tebangan.
Collections
- UT - Forest Management [3208]
